Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 23.1 ° C

Iwan Bule Menegaskan Komitmen Awasi Ketat Exco PSSI Merangkap Pemilik Klub

Miradin Syahbana Rizky
MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali (kiri) bersama Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 Mochamad Iriawan, bersiap memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di Kemenpora, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan persepakbolaan di Tanah Air serta membahas persiapan jelang Piala Dunia U-20 pada 2021 di Indonesia.*/ANTARA FOTO
MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali (kiri) bersama Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 Mochamad Iriawan, bersiap memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di Kemenpora, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan persepakbolaan di Tanah Air serta membahas persiapan jelang Piala Dunia U-20 pada 2021 di Indonesia.*/ANTARA FOTO

BANDUNG, (PR).- Ketua Umum PSSI Pusat Komisaris Jenderal Polisi M Iriawan berkomitmen penuh untuk memberantas mafia bola pada persepakbolaan Indonesia. Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule ini pihaknya siap menyeret para pelaku tersebut ke kepolisian.

"Ya saya kan komit, sudah saya sampaikan. Nanti kalau memang terbukti nanti saya dorong ke kepolisian," ucap Iwan saat dihubungi di Bandung, Senin, 4 November 2019.

Bahkan, kata ketua periode 2019-2023 ini siap mengajak Satgas Antimafia bola untuk berdiskusi. Dari situ PSSI akan menanyakan kasus-kasus mana saja yang sudah atau tengah diselidiki oleh kepolisian.

"Ya itu kan nanti ada dari satgas anti mafia bola akan menyampaikan kepada kami mana yang belum selesai. Pasti itu dibuka bersama. Jadi (jika ada yang terlibat) ya tinggal lapor saja kepada satgas itu," ujar mantan Kapolda Jabar tersebut.

Dengan begitu, Iwan memastikan bahwa sebagai pemimpin pihaknya tak akan melindungi jika ada pengurus yang terlibat dalam skandal yang merusak sportivitas dan fair play tersebut.

"Ya pastilah, ya kalau enggak bagaimana. Kapan mau baik kita kalau tidak ditindaklanjuti. Yang jelas kalau ada itu pasti saya yang dorong," tuturnya.

Selain itu, kata Iwan, pihaknya akan mengawasi secara ketat para anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Pusat yang bersinggungan langsung dengan klub. Sebab, sulit untuk memisahkan para anggota exco dengan status mereka sebagai pemilik klub.

"Ya ini kan sulit, mereka exco itu kan dipilih dari kami juga. Jadi sekarang tinggal pengawasan terhadap mereka. Seperti jadwal pertandingannya harus straight jangan sampai ada menguntungkan exco yang masuk dalam klub," tuturnya.

Untuk mewujudkan komitmen serius meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia,  Iwan Bule langsung menyambangi Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senin. Iwan datang bersama Wakil Ketua Umum Cucu Soemantri dan Sekjen Ratu Tisha Destria. Mereka menghadap pada Menpora Zainudin Amali.

Seusai pertemuan, Iwan mengatakan bahwa persiapan untuk menatap Piala Dunia memang menjadi tujuan utama. Akan tetapi, laporan lainnya juga tak luput dari pembahasan.

''Kalau soal persiapan Piala Dunia kami laporkan stadion mana saja yang akan digunakan dan kami akan kembali meninjau langsung ke lokasi lapangan mana saja yang mestinya dievaluasi betul,'' kata Iwan.

''Selain itu, seperti yang disampaikan Pak Menpora, bahwa road map pembentukan panitia pelaksana harus segera dibentuk dan kami akan tindaklanjuti itu,'' ujarnya.

Yang tak kalah penting, kata Iwan, pada pertemuan ini kedua belah pihak juga membahas persiapan Timnas U-23 Indonesia yang akan berlaga di SEA Games November-Desember 2019 mendatang. Dalam laporannya, Iwan menggaransi kepada Menpora bahwa kondisi skuat 'Garuda Muda' yang saat ini tengah melakukan persiapan via pemusatan latihan nasional dalam kondisi bagus.

''Semua persiapan dalam kondisi baik. Para pemain juga dalam kondisi bagus dan kami berterima kasih sekali karena pada 8 November nanti beliau berniat menyempatkan hadir meninjau para pemain berlatih,'' tuturnya.***

Bagikan: