Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Si Jalak Harupat Sangat Siap Jika Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Handri Handriansyah
STADION Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung. Stadion yang menjadi salah satu kandidat untuk Piala Dunia U-20.*/ ADE MAMAD/PR
STADION Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung. Stadion yang menjadi salah satu kandidat untuk Piala Dunia U-20.*/ ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Dengan sejumlah sarana pendukung yang akan rampung akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan bahwa Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sangat siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti. Pemerintah pusat pun diprediksi tidak akan terlalu banyak mengeluarkan anggaran untuk menyempurnakan stadion yang sudah memenuhi standar federasi sepakbola Asia (AFC) tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Slamet Mulyana mengatakan, standar AFC sudah dipenuhi oleh Stadion SJH sejak digunakan sebagai venue cabor sepak bola Asian Games 2018 lalu. "Sejak itu, pemeliharaan terus kami lakukan sehingga kondisinya semakin baik," ujarnya saat ditemui Jumat 25 Oktober 2019.

Seperti diketahui pada Asian Games 2018 lalu, SJH memang menjadi lokasi pertandingan sejumlah tim elit Asia seperti Uni Emirat Arab, Tiongkok dan Irak bersama dua tim lain yaitu Timor Leste dan Suriah pada babak penyisihan Grup C.

Pada 2019, kata Slamet, pihaknya juga sudah melakukan sejumlah perbaikan penting seperti pada sarana toilet, tribun penonton, dan rumput. Di bagian luar stadion, pihaknya juga sudah membangun sejumlah kafe yang bisa digunakan untuk tempat istirahat penonton setiap gelaran pertandingan.

Yang paling mencolok, saat ini Pemkab Bandung juga tengah membangun stadion mini di ring luar SJH dengan fasilitas rumput sintetis yang kualitasnya setara rumput Stadion Santiago Bernabeu markas klub elit Spanyol, Real Madrid. "Stadion mini tersebut bisa digunakan untuk tempat latihan sebelum pertandingan dan akan rampung pada Desember nanti," ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, kata Slamet, Pemkab Bandung menggelontorkan anggaran hingga Rp 15 miliar untuk membangun stadion mini tersebut. Oleh karena itu bukanlah yang tidak wajar jika stadion mini tersebut juga diklaim berkelas dunia.

Slamet juga melansir bahwa SJH memiliki ruang VVIP yang dimiliki oleh banyak stadion di Indonesia. Ruangan tersebut pernah digunakan oleh Presiden Joko Widodo untuk beristirahat sebelum membuka gelaran Piala Presiden 2017 lalu

Terkait akses, Slamet, SJH sangat mudah dijangkau karena salah pintu masuknya tepat berhadapan dengan pintu keluar Kutawaringin, jalan tol Soroja. Selain itu luas area parkiran pun sangat luas sehingga mampu menampung banyak kendaraan baik milik tim maupun suporter.

Begitu pula soal akomodasi, meskipun kawasan Soreang hanya memiliki dua hotel besar, akses tol tersebut memudahkan tim maupun suporter yang menginap di hotel-hotel lain di Kota Bandung. Hal itu sudah terbukti pada gelaran Asian Games 2018 dan PON XIX 2016 lalu.

Dengan berbagai kelebihan tersebut, Slamet pun optimistis SJH bisa terpilih menjadi salah satu stadion penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Namun terkait standarisasi FIFA, ia belum berani mengklaim karena penentuan kelayakannya masih ditentukan setelah ada peninjauan dari perwakilan asosiasi sepak bola dunia itu.

Harapan serupa diungkapkan oleh Wakil Bupati sekaligus Ketua Askab PSSI Kabupaten Bandung Gun Gun Gunawan. Ia mengatakan, dijadikannya SJH sebagai salah satu stadion penyelenggara Piala

Gun Gun pun mengaku terus melakukan komunikasi dengan Aprov Jabar dan PSSI pusat. Ia pun optimistis SJH bisa terpilih karena terbukti sukses menggelar cabor sepakbola Asian Games 2018.***

Bagikan: