Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 21.3 ° C

Batudua Dipercantik, Siap Memanjakan Atlet Paralayang

Tim Pikiran Rakyat
SEJUMLAH pekerja sedang memasang rumput sintetis di kawasan Batudua.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
SEJUMLAH pekerja sedang memasang rumput sintetis di kawasan Batudua.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Pemerintah Kabupaten Sumedang, kini terus melakukan penataan terhadap lokasi-lokasi yang bakal dijadikan venue cabang olah raga parayalang pada event West Java Paragliding World Championship 2019.

Salah satu venue yang kini sedang dipercantik itu, yakni kawasan Batudua. Lokasi titik lepas landas (take off) untuk para atlet paralayang tersebut, kini terus ditata sedemikian rupa agar terlihat lebih indah dan menarik layaknya sebuah destinasi wisata dirgantara di dunia.

Dengan bermodalkan panorama alam yang indah, berikut ketinggian bukit yang mencapai 1.000 meter di atas permukaan laut, Batudua diharapkan bisa memanjakan ratusan atlet paralayang dunia yang akan mengikuti event West Java Paragliding World Championship pada tanggal 22 sampai 28 Oktober 2019.

"West Java Paragliding World Championship ini merupakan event besar. Jadi kami harus mempersiapkannya secara matang. Makanya dalam beberapa bulan ini Pemkab Sumedang terus berupaya menata Batudua agar terlihat lebih cantik," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang H. Asep Tatang Sujana, Minggu 20 Oktober 2019.

Menurut Asep, kawasan Batudua sendiri merupakan salah satu wahana wisata olahraga (sport tourism) terbaik di Indonesia. Kawasan ini pernah dijadikan sebagai salah satu venue Pra Piala Dunia XC (cross country) Paragliding 2013 dan PON XIX Jawa Barat untuk cabang olahraga Paralayang Tahun 2016.

Eksotis

Selain memiliki titik lepas landas yang sangat layak dan ideal bagi olah raga paralayang, Batudua juga memiliki pemandangan alam yang eksotis, dengan sajian panorama Waduk Jatigede.

"Kami ingin memberikan kepuasan bagi penikmat paralayang di seluruh pelosok dunia untuk mencoba sensasi keindahan alam di kawasan Batudua," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Di luar itu, even West Java Paragliding World Championship 2019 yang akan diselenggarakan di Sumedang minggu ini pun, diharapkan bisa menjadi pembuka lahan usaha yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Sumedang.

"Harapan utama Pemkab Sumedang, event West Java Paragliding World Championship 2019 nanti bisa menjadi sarana untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di Sumedang," katanya.

Harapan yang sama diungkapkan Kepala Desa Linggajaya, Agus Wawan. Sebagai tuan rumah, pihaknya berharap kawasan Batudua yang berada di wilayah desanya itu dapat menjadi lahan usaha baru bagi masyarakatnya.

“Dengan adanya event dunia di Batudua, diharapkan mampu memberikan efek yang positif bagi warga Linggajaya, diantaranya dengan membuka warung jajanan dan juga dari berbagai sektor jasa,” katanya.

Oleh karena itu, dalam upaya menyambut kejuaraan paralayang tersebut, pihaknya kini terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut para pengunjung yang datang ke Batudua.

“Untuk menyemarakan event tersebut, kami bersama Bumdes kini terus melakukan berbagai persiapan, mulai dari keamanan sampai kebersihan, termasuk memasang umbul-umbul di lokasi,” katanya.

Bukan itu saja, untuk menghibur para pengunjung yang akan datang ke Batudua, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai macam kesenian tradisional dari berbagai daerah di Kabupaten Sumedang.

“Melalui event ini, kami bersama Pemkab Sumedang ingin mengenalkan seni tradisi yang ada kepada para atlet dan ofisialnya yang notabene dari mancanegara. Semoga mereka bisa terhibur,” ujarnya.***

Bagikan: