Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 23.4 ° C

Denmark Open 2019: Nasib Berbeda untuk Dua Tunggal Putra Indonesia

Wina Setyawatie
TUNGGAL putra Indonesia Shesar Hiren Rustavito harus kembali menyerah ditangan unggulan kedua Chou Tien Chen di babak kedua Denmark Open 2019. Bertanding di Odense Sport Park, Denmark, Kamis, 17 Oktober 2019, Tommy menang 21-19, 21-12 atas tunggal Perancis Brice Levendez yang sebelumnya menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting di babak pertama.*/DOK. HUMAS PBSI
TUNGGAL putra Indonesia Shesar Hiren Rustavito harus kembali menyerah ditangan unggulan kedua Chou Tien Chen di babak kedua Denmark Open 2019. Bertanding di Odense Sport Park, Denmark, Kamis, 17 Oktober 2019, Tommy menang 21-19, 21-12 atas tunggal Perancis Brice Levendez yang sebelumnya menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting di babak pertama.*/DOK. HUMAS PBSI

ODENSE, (PR).- Nasib berbeda dirasakan oleh dua wakil Indonesia di tunggal putra di Denmark Open 2019. Tommy Sugiarto berhasil menembus babak perempat final, sementara Shesar Hiren Rhustavito harus angkat kaki setelah kalah di babak kedua.

Bertanding di Odense Sport Park, Denmark, Kamis, 17 Oktober 2019, Tommy menang 21-19, 21-12 atas tunggal Perancis Brice Levendez yang sebelumnya menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting di babak pertama. Sementara Shesar harus kembali mengakui keunggulan tunggal Taiwan Chou Tien Chen. Dia kalah 17-21, 14-21 dalam waktu 46 menit.

Kekalahan tersebut merupakan kali ketiga untuk Shesar. Dua kekalahan sebelumnya ditelannya pada Chinese Taipei dan Korea Open 2019. Menurut Shesar, di awal sebenarnya dirinya sudah menemukan pola seperti apa yang akan dimainkan melawan unggulan kedua itu.

Hanya saja, Shesar mengakui jika dirinya terlalu bermain terburu-buru hingga banyak melakukan kesalahan sendiri. "Saya terlalu banyak bermain terburu-buru untuk mematikan lawan, hingga akhirnya menguntungkan lawan. Harusnya bisa lebih sabar, ambil satu per satu poin. Chou pun akhirnya seperti bisa membaca permainan saya dan lebih banyak menunggu kesalahan saya. Dia langsung menyerang begitu dapat kesempatan," tukasnya seperti yang dimuat dalam siaran pers PBSI.

Kalah tiga kali, diakui Shesar bahwa dirinya penasaran. Padahal dia mengaku sudah khusus memperlajari permainan lawan. "Chou seakan sudah apal dengan pukulan saya dan tahu mau bagaimana saya bermain," imbuhnya.

Sementara itu, di "Babak 8 besar" Tommy akan berhadapan dengan Sitthikom Thammasin dari Thailand. Dari catatan pertemuan, Tommy dan Thammasin sejauh ini masih berimbang 1-1.

Ganda putra

Dari sektor ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon mendapat tiket gratis ke perempat final. Calon lawannya asal Inggris Ben Lane-Sean Vendy memutuskan mundur (wo) dari pertandingan.

Pasangan lain yang lanjut berjuang di babak kedua adalah Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto. Mereka melangkah setelah membukukan kemenangan 21-19, 21-18 atas wakil Tiongkok, He Ji Ting-Tan Qiang.

Di laga sebelumnya, Badminton Asia Championships 2019, Fajar-Rian kandas ditangan He-Tan. Hingga kemenangan ini merupakan pembalasan peringkat 5 dunia tersebut. "Kuncinya ada pada fokus dan tidak memikirkan kekalahan pertemuan sebelumnya. Kami cari poin satu-satu dulu. Belajar dari kekalahan sebelumnya, agar jangan sampai terulang lagi," kata Fajar.

Di laga berikutnya, Fajar-Rian akan menghadapi ganda Amerika Serikat Phillip Chew-Ryan Chew. Laga ini akan jadi pertemuan pertama mereka.***

Bagikan: