Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Badai petir, 27.5 ° C

Leo-Indah Berpeluang Pertahankan Gelar World Junior Championships 2019

Wina Setyawatie
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

KAZAN, (PR).- Ganda campuran Indonesia Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari Jamil berpeluang mempertahankam gelar juara dunia junior. Mereka tinggal selangkah lagi setelah melewati laga menegangkan di semifinal World Junior Championships 2019.

Bertanding di Kazan Gymnastic Center, Rusia, Sabtu, 12 Oktober 2019, unggulan pertama ini menang 23-21, 12-21, 21-19 atas wakil Tiongkok Jiang Zhen Bang-Li Yi Jing dalam waktu lebih dari satu jam.

Jika ini merupakan final kedua mereka di kejuaraan ini, setelah tahun lalu. Bila di final mereka menang, maka ini akan jadi gelar juara dunia kedua Leo-Indah.

Di laga ini Leo-Indah mendapatkan perlawanan sengit dari unggulan keempat. Di gim pertama setelah unggul jauh 19-10, mereka terkejar oleh lawan dan berhasil memaksakan jus, 20-20. Beruntung mereka mampu mengamankan gim ini lewat adu setting.

Pada gim kedua, Leo-Indah tampil antiklimaks. Sejak awal mereka tertekan dan jauh tertinggal dalam pengumpulan poin. Mereka pun banyak melakukan kesalahan sendiri.

Di gim penentuan, permainan kembali ketat sejak awal. Sempat berimbang 5-5 di awal, Leo-Indah akhirnya mampu unggul 15-12. Sayang, ketika unggul mereka malah mengulang kesalahan seperti laga sebelumnya, terkejar dan tersalip hingga tertinggal 17-19.

Di posisi ini, kaki Leo-Indah sempat mengalami kram hingga membuat mereka meminta medis untuk menyemprotkan penahan sakit di kaki mereka.

Kembali main, mereka mencoba lagi untuk lebih sabar dalam meladeni permainan lawan. Poin kristis pun akhirnya dalam di lewati dan mereka pun mengunci satu tempat di final.

Indah, sesuai rilis PBSI mengatakan di gim kedua mereka tidak menemukan permainannya. Berusaha terus mencari "feeling"-nya tapi tetap tidak bisa menemukannya.

"Mainnya tidak fokus tadi. Kami berusaha cari feeling ya dengan mencoba memperlambat tempo tapi tetap tidak ketemu," katanya.

Leo menambahkan jika di gim kedua kendalanya karena mereka terbawa permainan lawan. Hingga menurutnya mereka lebih banyak terburu-buru.

"Baru di gim ketiga kami ketemu lagi permainan sendiri. Kembali coba main sabar lagi. Coba ambil satu per satu poin," tuturnya.

Menurut Indah, mereka sudah pernah bertemu sebelumnya dan ketika itu sempat menang dua gim. 
"Tapi kali ini lawan lebih siap dan sudah mempelajari permainan kami, seperti mengerti permainan kami," tambah Indah.

Di babak final, Leo-Indah akan bertemu dengan wakil Tiongkok unggulan kedua, Feng Yan Zhe-Lin Fang Ling. Ini merupakan final ideal untuk sektor ini.

"Kami sudah sering ketemu, besok harus lebih yakin, jangan ragu-ragu. Pemain Tiongkok kurang lebih sama tipe mainnya. Servisnya tipis dan pembukaannya bagus-bagus," jawab Leo soal laga final.***

Bagikan: