Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

148 atlet ikuti Kejuaraan Senam Wali Kota Bandung Cup 2019

Arif Budi Kristanto
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 148 atlet tingkat pendidikan dasar dan menengah berkompetisi pada Kejuaraan Senam Wali Kota Bandung Cup 2019 di Gymnastic Hall - SPORT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 6 Oktober 2019. Kejuaraan ini menjadi arena pencarian atlet potensial yang dipersiapkan untuk memperkuat tim senam Kota Bandung pada berbagai kejuaraan.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Bandung  Sri Rahayu SK Diahwati mengatakan, kejuaraan ini digelar sebagai bentuk pembinaan berkesinambungan dalam upaya menggali potensi bibit senam  Kota Bandung. Kejuaraan kali ini diikuti 70 atlet pemula dan 78 atlet peserta nomor prestasi. Ke-148 peserta tersebut berasal dari 29 klub senam anggota Persani Kota Bandung yang tersebar di kecamatan-kecamatan Kota Bandung

"Sejak dua tahun kepengurusan kami, senam Kota Bandung mampu menjuarai O2SN 2017-2018 dan 2018-2019, kita juga juara Popda Jabar 2018. Pada kejuaraan internasional di Bangkok beberapa waktu lalu, partisipasi Persani Kota Bandung mampu meraih 36 medali emas dan 10 perak. Dari awalnya dua klub, kita juga mengembangkan hingga menjadi 29 klub. Kami akan upayakan pembinaan terus berjalan agar terus muncul regenerasi atlet berprestasi, salah satunya melalui ajang Wali Kota Bandung Cup ini," kata Sri Rahayu saat ditemui di sela-sela kejuaraan.

Senam merupakan salah satu cabor andalan Kota Bandung, termasuk di ajang Porda. Pada Porda XIII/2018 di Kabupaten Bogor, senam Kota Bandung mampu menyumbangkan 3 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu.

"Kami akan berupaya agar pencapaian pada Porda 2022 meningkat bahkan menjadi juara umum lagi. Semoga kita menemukan atlet-atlet potensial baru yang bisa diandalkan untuk meraih prestasi itu, salah satunya dari ajang Wali Kota Cup ini," kata Sri.

Kejuaraan senam Wali Kota Bandung Cup 2019 mempertandingkan nomor artistik putra yang meliputi alat lantai, alat jamur, alat meja lompat, alat palang sejajar, dan serbabisa. Sementara itu untuk artistik putri mempertandingkan nomor alat meja lompat, alat palang bertingkat, alat balok, keseimbangan, alat lantai, dan serba bisa.

Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Turut hadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Eddy Marwoto dan Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi. Pada acara tersebut diberikan juga penghargaan dari Persani Kota Bandung kepada sesepuh Persani Kota Bandung.

Yana berharap, dengan penyelenggaraan kompetisi yang konsisten, Kota Bandung dapat menjadi barometer atlet berprestasi secara nasional.

"Kejuaraan ini harus diapresiasi karena bisa menciptakan kader berprestasi baik pada skala lokal, nasional, bahkan internasional. Pembinaan tidak bisa instan, harus konsisten. Semoga dari kejuaraan ini bisa muncul atlet potensial asli Kota Bandung. Harapan ke depan tentunya nanti para atlet dengan prestasinya membawa Kota Bandung kembali juara umum Porda Jabar," ujar Yana. 

Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi mengatakan, senam menjadi salah satu di antara banyak cabang olah raga yang menggelar kejuaraan wali kota cup. Menurut Nuryadi, dengan dana hibah dari Pemkot Bandung, KONI Kota Bandung akan memfasilitasi sebanyak mungkin cabor untuk menyelenggarakan kejuaraan wali kota cup.

"Kompetisi menjadi kewajiban organisasi, bagian lumrah dari proses pembinaan. Ini menjadi pendukung visi Pemkot Bandung yakni berprestasi pada level nasional dan internasional. Persani Kota Bandung sudah mencapai sejumlah target, hasil dari proses panjang pembinaan senam Kota Bandung," kata Nuryadi.***

Bagikan: