Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32.8 ° C

Final China Open 2019, Anthony Ginting Berpeluang Tambah Gelar Bagi Indonesia

Siska Nirmala
FOTO multieksposur pebulu tangkis putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.*/ANTARA
FOTO multieksposur pebulu tangkis putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berpeluang menambah gelar bagi Indonesia pada China Open 2019 saat pemain peringkat sembilan dunia itu berupaya mempertahankan gelarnya melawan unggulan pertama Kento Momota.

Pada final China Open yang akan berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium Changzhou, Tiongkok, Minggu, 22 September 2019, juara bertahan Ginting akan melawan Kento Momota yang merupakan ulangan final tahun lalu ketika pebulu tangkis Indonesia itu meraih juara dengan kemenangan 23-21, 21-19.

Sejauh ini Ginting dan Momota sudah bertemu 12 kali dengan rekor kemenangan dipegang pemain Jepang Momota 9-3.

"Sebetulnya saya tidak memikirkan saya juara bertahan, itu sudah berlalu. Sebelum tanding tadi pun belum memikirkan ketemu Momota, karena Antonsen (lawan di semifinal) juga lawan yang berat," kata Anthony soal final, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

"Momota pemain yang bisa menjaga fokusnya dari awal sampai akhir, penampilannya juga konsisten. Saya akan belajar dari kekalahan saya sebelumnya dari dia di Japan Open 2019," kata Anthony dikutip dari laman resmi PBSI.

Jika berhasil mengulang sukses tahun lalu, maka Ginting akan menambahkan gelar bagi Indonesia menjadi dua setelah sektor ganda putra sudah memastikan satu gelar melalui all Indonesian final antara pasangan unggulan pertama Marcus Fernadi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melawan unggulan kedua Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Tuan rumah Tiongkok juga berpeluang memperoleh dua gelar melalui ganda campuran dan ganda putri.

Tiongkok sudah memastikan gelar ganda campuran melalui final sesama pasangan Tiongkok antara unggulan teratas Zheng Siwei/Huang Ya Qiong yang juga juara bertahan, melawan unggulan kedua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping yang juga merupakan ulangan final tahun lalu.

Tuan rumah juga berpeluang memperoleh gelar ganda putri saat pasangan unggulan keempat Chen Qing Chen/Jia Yi Fan bertemu pasangan Jepang Masaki Matsumoto/Ayaka Takahashi pada final.

Sementara itu, juara bertahan tunggal putri Carolina Marin dari Spanyol, yang tampil kembali pasca cedera lutut, akan berusaha mempertahankan gelarnya dengan melawan unggulan kedua Tai Tzu Ying dari China Taipei.***

Bagikan: