Pikiran Rakyat
USD Jual 14.116,00 Beli 14.214,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Absen tiga tahun, Kejuaraan Silat Wali Kota Cup Digelar Lagi

Arif Budi Kristanto
KETUA Pengurus Cabang IPSI Kota Bandung Cece Muharam (tengah) menjelaskan rencana penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kota Bandung bertajuk Wali Kota Cup 2019 dalam jumpa pers di Ruang Humas KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu, 18 September 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
KETUA Pengurus Cabang IPSI Kota Bandung Cece Muharam (tengah) menjelaskan rencana penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kota Bandung bertajuk Wali Kota Cup 2019 dalam jumpa pers di Ruang Humas KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu, 18 September 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Setelah tiga tahun absen, Kejuaraan Pencak Silat tingkat Kota Bandung bertajuk Wali Kota Cup kembali digelar. Pengurus Cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandung menargetkan Wali Kota Cup 2019 ini sebagai arena untuk memantau bibit-bibit potensial bagian regenerasi atlet Kota Bandung menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2022.

"Wali Kota Cup ini merupakan program tahunan IPSI Kota Bandung. Edisi sebelumnya digelar 2015, setelah itu sempat terhenti karena kita fokus persiapan atlet PON 2016 dan penyiapan atlet untuk Porda 2018, dan sejumlah kejuaraan lain. Untuk tahun ini, kami upayakan kompetisi yang lebih baik tentunya," kata Ketua IPSI Kota Bandung Cece Muharam dalam jumpa pers di Ruang Humas KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Rabu, 18 September 2019.

Kejuaraan Silat Wali Kota Cup 2019 akan digelar di GOR KONI Kota Bandung 25-29 September 2019. Cece mengatakan, kejuaraan ini mendapatkan respos positif. Sedikitnya 800 peserta sudah mendaftarkan diri untuk berkompetisi.

"Semula akan kami gelar open sampai 1.500 peserta. Namun dengan berbagai pertimbangan supaya kejuaraan tetap berlangsung kompetitif, peserta dibatasi 800 atlet dan pekan kemarin sudah ditutup (pendaftaran)," kata Cece. 

Dia menegaskan, kejuaraan ini tidak akan melibatkan para atlet anggota tim pemusatan latihan daerah (pelatda) Jawa Barat maupun anggota Program Atlet Andalan (PAL) binaan IPSI Kota Bandung. Melalui kejuaraan ini, kata Cece, IPSI Kota Bandung ingin mendapatkan atlet-atlet potensial untuk regenerasi tim yang nantinya dipersiapkan menghadapi Porda XIV 2022 maupun direkrup untuk PAL.

"Peserta khusus atlet Kota Bandung dan bukan atlet pelatda ataupun atlet PAL. Batasan usia peserta hingga 23 tahun," tutur Cece.

Dia menambahkan, kejuaraan akan dikemas layakya multievent selevel Porda. Meskipun melibatkan kelompok usia dini, kejuaraan kan dikemas dengan tidalk melulu menonjolkan pemasalan silat. "Konsepnya akan kami buat bagan delapan atau mirip Porda dan multievent lainnya," ucap Cece.

Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi IPSI Kota Bandung Sutarna mengatakan, Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup akan digelar untuk lima kelompok peserta, yakni kelompok Sekolah Dasar Kelas 1, 2, dan 3, SD kelas 4,5, dan 6, kelompok SMP, SMA, dan dewasa. Menurut Sutarna, semua nomor akan dipertandingkan, mulai nomor tunggal, ganda, regu, hingga tanding.

"Untuk kelompok SD dan SMP, hanya digelar pertandingan nomor tunggal. Tapi untuk SMA dan dan dewasa, semua dipertandingkan tunggal ganda regu dan tanding. Peserta bisa mewakili sekolah, perguruan, klub, tapi yang terpenting harus orang Bandung," kata Sutarna.

Sutarna mengatakan, IPSI Kota Bandung akan menempatkan tim khusus untuk memantau performa dan potensi para peserta. Menurut Sutarna, peserta dengan potensi prospektif akan dipanggil untuk dipertimbangkan menjadi anggota PAL atau dipersiapkan menjadi anggota tim Porda.

"Kami akan memantau. Jadi, juara belum tentu akan dipanggil atau kita rekrut masuk PAL. Bisa saja semifinalis atau finalis yang kalah yang kita panggil masuk PAL, kalau memang dari aspek kecepatan, teknik, kekuatan memang potensial," tutur Sutarna.***

Bagikan: