Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.4 ° C

Diprediksi Berjalan Ketat, Bandung United Harus Curi Tiga Poin Hadapi PSMS Medan

Irfan Subhan
PELATIH baru Blitar Bandung United, Budiman memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 11 September 2019 lalu. Dirinya menggantikan pelatih sebelumnya Liestiadi yang mengundurkan diri.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PELATIH baru Blitar Bandung United, Budiman memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu, 11 September 2019 lalu. Dirinya menggantikan pelatih sebelumnya Liestiadi yang mengundurkan diri.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Kekalahan Bandung United dari Babel United 0-1 pada laga sebelumnya, membuat pelatih Budiman melakukan evaluasi menyeluruh kepada timnya yang akan bersiap menjamu PSMS Medan pada pekan ke-17 Liga 2 2019 di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Selasa, 17 September 2019. 

Meski kurang lebih baru satu pekan menukangi Bandung United, Budiman mengaku sudah mulai mengenal karakteristik setiap pemainnya. Sehingga, pada pertandingan nanti tiga poin di kandang merupakan sebuah kewajiban agar timnya bisa naik dan lolos dari jurang degradasi.

Hingga saat ini, Bandung United masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 2 wilayah barat dengan nilai 10 hasil dari 2 kali menang, 4 kali imbang, dan 10 kali kalah. Jika bisa mengalahkan PSMS Medan di pertandingan nanti, maka posisi Tantan dan kawan-kawan akan membuka peluang untuk menggeser posisi Persibat Batang yang berada di posisi ke-10 atau zona aman dari degradasi.

Sementara untuk PSMS Medan, pertandingan nanti juga akan menentukan apakah tim berjuluk Ayam Kinantan ini bisa naik ke posisi tiga klasemen sementara, atau justru masih tertahan di peringkat kelima.

Pelatih Bandung United Budiman mengatakan, menghadapi PSMS Medan dirinya berharap Bandung United tidak dipermalukan kembali saat bermain di kandang seperti pertandingan melawan Babel United sebelumnya.

“Jadi pertandingan nanti memang cukup berat buat saya dan pemain. Bukan hanya mental, taktik, dan strategi, tapi semuanya harus siap. PSMS Medan punya pemain yang dihuni dari Liga 1 yang turun ke Liga 2, jadi saya akan memaksimalkan pemain yang ada. Saya baru kenal pemain satu minggu ini, jadi tidak ada kata lain dari menit awal kita fight, harus kerja keras kalau kita ingin keluar dari zona degradasi,” tuturnya saat konfrensi pers jelang pertandingan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Senin, 16 September 2019. 

Budiman menambahkan, dirinya telah menekankan kepada pemain untuk bermain lepas dan jangan sampai ada beban. Kekalahan di laga sebelumnya harus dilupakan, dan kini saatnya menatap ke pertandingan yang sudah ada di depan mata.

“Kita lihat terus ke depan, jangan tatap ke belakang. Kita harus menghindari jurang degradasi. Yang paling penting harus lebih disiplin lagi dan lebih mau bekerja keras di lapangan. Semua pemain saya tekankan harus ada keinginan untuk bisa cetak gol. Tidak ada kata lain, kita harus kerja ekstra keras,”ujarnya.

Akan berlangsung ketat

Pelatih yang di musim lalu mengantarkan Persib U-19 juara Liga 1 ini menuturkan, pertandingan diprediksi akan berlangsung ketat, sehingga pemain harus bisa mengontrol emosi jangan sampai terpancing hingga akhirnya bisa merugikan tim.

“Bukan hanya teknik, tapi betul-betul semua harus siap, apalagi dari mental. Apalagi PSMS main keras kita jangan takut kita akan mengeluarkan ciri khas kita. Jadi jangan takut, kita main di kandang. Kita main bola bukan main kaki, kalau kita main ke teknik. Tapi kerasnya jangan ngambil kaki orang, kita harus fairplay,” ucapnya.

Sementara itu, pelatih PSMS Medan Jafri Sastra mengatakan, meski dari persiapan sangat singkat yaitu satu hari, tetapi semua pemainnya sudah siap untuk menghadapi Bandung United di pertandingan nanti.

“Kita tidak punya banyak waktu persiapan karena dari kita main lawan Cilacap lalu punya satu hari untuk memanfaatkan, kemarin kami harus sudah terbang ke sini. Tapi bagi kami yang terpenting adalah kondisi siap dimainkan, artinya tidak terjadi apapun, kecuali yang terkena akumulasi itu otomatis tidak bisa dimainkan,” ucapnya.

Pada laga tandang ke Pulau Jawa, PSMS membawa 20 pemain  yang akan disiapkan di dua pertandingan. Selain Bandung United, PSMS Medan juga akan menghadapi Persita Tangerang.

“Justru ini yang harus kami waspadai, tadi kami baru selesai nonton videonya Bandung United, saya pikir bukan hal yang mudah untuk mencuri poin di sini. Kami harus kerja keras untuk fokus ke pertandingan dari menit ke menit. Yang pasti kami tidak melihat Bandung United ada di klasmeen di bawah karena kita mengantisipasi kebangkitan mereka,”katanya.

Jafri mengatakan, melihat Budiman yang saat ini menjadi pelatih di Bandung United, dia adalah pelatih yang bagus dalam meracik strategi sehingga PSMS harus mewaspadai dan bekerja dengan keras demi meraih poin.***

Bagikan: