Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Cerah berawan, 30.6 ° C

China Open 2019: Fajar-Rian Lewati Hadangan Pertama

Wina Setyawatie
*/ANTARA FOTO
*/ANTARA FOTO

CHANGZHOU, (PR).- Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian-Muhammad Rian Ardianto melawati hadangan pertama. Mereka mengamankan tempat di babak kedua China Open 2019 usai mengalahkan wakil Thailand Bodin Isara-Maneepong Jongjit.

Dalam pertandingan yag berlangsung di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Tiongkok, Selasa, 17 September 2019, unggulan ketujuh tersebut menang 21-14, 21-11. Fajar-Rian dalam misi untuk menambah poin olimpiade, mengingat dibandingkan dua ganda lainnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan raihan poin olimpiade mereka cukup tertinggal jauh.

Fajar sebelumnya mengatakan bahwa dirinya dan Rian memang perlu mengejar poin untuk Olimpiade. Misi mereka adalah mengejar ketertinggalan dari Hendra-Ahsan.
"Kami ingin memperbaiki kesalahan di Taipei Open kemarin. Karena kami unggulan pertama, tapi tidak bisa tampil konsisten. Di sini (China Open -Red.), kami ingin memperbaiki permainan," tutur Fajar.

Fajar-Rian memulai turnamen ini dengan cukup baik. Mengandalkan kecepatan, Fajar-Rian membuat pasangan Thailand cukup kewalahan.

Meski menang, pasangan Merah Putih ini, mengaku masih belum menemukan permainan terbaiknya. Mereka mengaku masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan atmosfer pertandingan.

"Alhamdulillah menang di laga pertama. Laga ini penyesuaian untuk kondisi lapangan. Sejauh ini lapangannya cukup berangin, jadi kami memang harus menyesuaikan dengan pukulan-pukulan kami dengan kondisi lapangan yang seperti itu," ujar Fajar.

Saat di Taipei Open kemarin, Fajar menilai mereka kalah dari segi strategi. Hingga di turnamen ini, hal tersebut yang harus mereka perbaiki. "Kita mencoba strategi lebih banyak tadi. Lawan pun main cukup bagus, mainnya ulet dan tidak mudah mati sendiri. Bola-bola mereka juga kadang menyulitkan," tukas Rian menambahkan.

Di babak kedua, mereka akan bertemu dari salah satu dari ganda Taiwan yang akan saling bertemu di babak pertama. Menanggapi calon lawannya, Fajar-Rian mengaku siapapun lawannya, tapi pemain Taiwan memiliki power yang kuat. Tipikal permainan mereka pun lebih menyerang, hingga menurut Fajar, pihaknya harus mampu mengantisipasi bagian tersebut.

Di turnamen level 1000 ini, siapapun lawannya dinilainya pasti akan sulit. Terutama, menurut Fajar, dari tuan rumah Zhang Nan dan partner barunya. "Ini levelnya tinggi, jadi semua lawan bagus ya. Tidak bisa kami anggap remeh sejak babak pertama. Peluang tetap ada, meski perlu kerja keras," tukasnya.

Kendati tertinggal secara poin, Rian mengaku mereka tetap optimis masih bisa. Karena hingga April 2020, masih banyak pertandingan yang bisa jadi peluang mereka ambil poin Olimpik. Dia mengatakan akan fokus satu turnamen demi satu turnamen.

Ganda campuran

Dari sektor ganda campuran, unggulan Indonesia Praveen Jordan-Melati Daeva Oktavianti harus angkat koper lebih awal. Mereka langsung tersingkir di babak pertama oleh pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy-Ashwini Ponnappa.

Praveen-Debby takluk atas pasangan peringkat 27 dunia tersebut dengan skor 20-22, 21-17, 17-21. Ini merupakan pertemuan pertama kedua pasangan dan Praveen menilai pukulan-pukulan tak terduga Rankireddy yang membuat mereka kesulitan. "Rankiredy punya pukulan yang halus. Tadi beberapa kali kami tidak bisa menebak arah pukulannya. Ini merupakan pertemuan pertama kami, jadi kita masih mereka-reka permainan mereka, meski sudah liat video permainannya," ujar Melati.

Ditambahkan Praveen, jika sebenarnya dari awal permainan tidak ada perubahan dan dirinya masih bisa menekan lawan. "Sebenarnya dari awal ngga ada yang berubah, kami terus berusaha menekan lawan, tapi di akhir justru kami yang tertekan dan tidak berhasil keluar dari permainan lawan," pukasnya.

Jika unggulan tumbang, nasib berbeda datang dari ganda pelapis, Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas Mentari. Pasangan yang baru naik ke level senior ini sukses melaju ke babak kedua setelah mengalahkan wakil Malaysia, Tan Kian Meng-Lai Pei Jing dalam skor ketat tiga gim 21-18, 16-21, 21-12.***

Bagikan: