Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sebagian berawan, 20.8 ° C

Terinspirasi Perayaan Haornas 2019, Pemerintah Akan Prioritaskan Olahraga Air

Wina Setyawatie
PERAYAAN Haornas, Minggu, 8 September 2019 memang memiliki warna berbeda. Bila biasanya digelar di dalam stadion, kali ini, perayaan berlangsung di atas tongkang yang berada di sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.*/WINA SETYAWATIE/PR
PERAYAAN Haornas, Minggu, 8 September 2019 memang memiliki warna berbeda. Bila biasanya digelar di dalam stadion, kali ini, perayaan berlangsung di atas tongkang yang berada di sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.*/WINA SETYAWATIE/PR

BANJARMASIN, (PR).- Terinspirasi perayaan Hari Olahraga Nasional (Hoarnas) 2019 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pemerintah menilai sudah saatnya mengangkat olahraga air. Fokus tersebut, yang akan terus didorong ke depan oleh pihak Kemenpora.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi setelah menyaksikan perayaan Haornas, Minggu, 8 September 2019. 

Haornas kali ini memang memiliki warna berbeda. Bila biasanya digelar di dalam stadion, kali ini, perayaan berlangsung di atas tongkang yang berada di sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dalam perayaan tersebut, Banjarmasin seakan menunjukkan kekhasannya sebagai kota seribu sungai dengan menampilkan lebih banyak olahraga air pada saat parade. Bahkan pada saat memperkenalkan senam SKJ 2018 Jadoel, sebanyak 200 ibu-ibu memperagakannya di atas puluhan perahu jukung yang melintas di depan panggung utama di yang berada di Menara Pandang Siring.

Puluhan perahu yang berhiasi lampion yang membentuk figur olahraga pun turut unjuk gigi. Sembari diiringi parade sejumlah perahu naga, kano, jetski, dan atraksi flying board yang atraktif. Dengan melihat potensi olahraga air yang ada, Menpora Imam Nahrawi langsung menilai bahwa sudah saatnya olahraga air Indonesia diangkat.

"Haornas kali ini sangat berbeda dari yang lain karena penyelenggaraannya dibatasi oleh sungai yang sangat bersejarah, Sungai Martapura. Tentu ini sangat historikal, dan barang tentu ke depan, kita akan terus mendorong olahraga air untuk jadi prioritas kita. Karena kita merupakan negara kepulauan, negara marintim terbesar dan Haornas malam ini menunjukkan poin penting," tutur Imam kepada wartawan usai perayaan.

Seperti yang sudah-sudah, dirinya kembali mengingatkan agar Haornas itu bisa menjadi momentum penting untuk olahraga Indonesia agar ke depan dapat lebih berprestasi, dan lebih "berbicara" dikancah dunia. Terpenting, adalah bagaimana menanamkan pondasi tersebut lewat kebudayaan, membuatnya menjadi lebih massal, serta pelibatan masyarakat untuk mengajak generasi muda Indonesia untuk berolahraga, kapan saja, dimana saja, dan olah raga apa saja.

"Kalau melihat apa yang disiapkan oleh Kalsel ini, memperlihatkan bahwa ternyata ada komitmen luar biasa dari pemerintah daerah di dalam mendukung perkembangan olahraga. Dimana potensi lokal harus diberdayakan, baik itu sumber daya manusianya, fasilitas yang sudah ada dimanfaatkan dengan baik, sampai masyarakatnya peduli dengan olahraga. Kalau pimpinannya sudah peduli dan memiliki misi besar, maka olahraga kita akan semakin baik. Sebab, ini menyangkut kesejahteraan atlet, keberpihakan kebijakan penganggaran, dan kebijakan regulasi-regulasi pemerintah daerah," tuturnya.

Imam pun berharap, Haornas selanjutnya bisa terinspirasi dari Haornas 2019 yang digelar di Kalimantan Selatan ini.***

Bagikan: