Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Cerah, 25.6 ° C

Bandung United Targetkan Keluar dari Zona Degradasi

Irfan Subhan
PELATIH Tim Bandung United, Liestiadi.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PELATIH Tim Bandung United, Liestiadi.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Menghadapi PSGC Ciamis pada lanjutan putaran kedua Liga 2 2019 wilayah barat, Bandung United bertekad untuk bangkit dan meraih kemenangan, demi membuka peluang untuk lolos dari zona degradasi.

Saat ini Bandung United masih berada di peringkat peringkat ke-11 klasemen sementara  wilayah barat dengan nilai 7 hasil dari 1 kali menang, 4 kali imbang, dan 8 kali kalah. Sebaliknya PSGC berada satu tingkat di atas Bandung United yaitu posisi ke-10 dengan nilai sama 7.

Namun, PSGC Ciamis unggul dari segi produktivitas persentase mencetak gol dengan 13 gol dan kemasukan 20 gol. Sementara Bandung United baru mencetak 14 gol dan kemasukan 22 gol.

Sebelummnya di putaran pertama bandung United kalah atas PSGC Ciamis 0-1. Kini, bermain di kandang dengan dukungan para suporter membuat Tantan dan kawan-kawan bertekad untuk bangkit dan meraih kemenangan

Jika dapat mengalahkan PSGC Ciamis, maka posisi Bandung United pun akan naik ke peringkat ke-9 mengegser Persibat Batang. Namun, jika gagal maka mereka masih berada di zona merah atau posisi degradasi.

Pelatih Bandung United Liestiadi mengatakan, pertandingan menghadapi PSGC Ciamis sangat penting karena tim bertekad untuk keluar dari zona degradasi. “Seperti diketahui Ciamis juga posisinya sama seperti kita di papan bawah dengan nilai sama 7, cuma  average goal mereka lebih bagus, mereka satu tingkat diatas kita,” tuturnya saat konfrensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Rabu, 28 Agustus 2019.

Dia menambahkan, semua pemain akan bekerja keras demi meraih kemenangan di kandang, selain itu dengan tambahan empat pemain dari Persib akan sangat membantu kekuatan tim di putaran kedua Liga 2.

“Terus terang target dari manajemen hasil realistis supaya bisa bertahan, kita juga target realisitis bagaimana bisa meraih tiga poin yang kedua. Diputaran kedua ini kita punya empat pemain dari senior yaitu ada Puja Abdillah, M. Wildan Ramdani, Agung Mulyadi, dan Muchlis Hadi Ning,” katanya.

Namun, Wildan tidak bisa bermain karena masih pemulihan cedera hamstring. Sementara Muchlis Hadi Ning Syaifuloh masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tim, sehingga di pertandingan melawan PSGC tidak akan diturunkan.

“Untuk Muchlis saya liat dulu kondisinya besok karena posisi dia juga harus bersaing ketat dengan Aziz, Rezam dan Tantan. Tentunya saya harus fair, dan dengan adanya suplemen dua pemain ini dan dukungan serta doa dari suporter semuanya kita berharap bisa meraih tiga poin,” ujarnya.

Mengenai hasil pertemuan dengan manajaemen, Liestiadi mengatakan hasil pertemuan itu lebih kepada memberikan motivasi agar tim bisa bangkit dan keluar dari zona degradasi. Selain itu diharapkan pada musim depan ada pemain dari Bandung United yang bisa promosi ke Persib di Liga 1.

“Jadi harapan pelatih Robert Albert dan manajemen, Bandung United ke depan bisa memberikan kontribusi menyumbang pemain untuk Persib senior. Itu juga tidak menutup kemungkinan kepada empat pemain dari Persib yang saat ini dipinjam ke kita, jika memang performanya semakin bagus tidak menutup kemungkinan musim depan bisa balik lagi ke Persib,” ungkapnya.

Pelatih PSGC Ciamis Andri Wijaya menargetkan timnya bisa membawa pulang poin di kandang Bandung United. “Kami kemarin kurang beruntung saat hadapi Persita Tanggerang. Mudah-mudahan usaha kita diberi ridho Allah. Mudah-mudahan bisa tim kami pulang bawa poin penuh ke Ciamis,”ujarnya.

Dia menambahkan dengan tambahan sembilan pemain baru, Andri berharap timnya bisa bermain maksimal baik dari segi strategi dan skema permainan yang digunakan, karena dirinya akan memaksimalkan skema yang ada dengan optimal.

“Waktu kemarin dijalankan alhamdulilah mereka cepat adaptasi dan menjalankan skema. Mudah-mudahan mereka bisa menjalankan instruksi tim pelatih dan seluruh pemain bisa menjalankan skema khusunya pemain baru,” katanya.***

Bagikan: