Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Bandung United Berharap Puja dan Muchlis Bisa Bermain

Irfan Subhan
PELATIH Tim Persib Bandung B, Liestiadi.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PELATIH Tim Persib Bandung B, Liestiadi.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Menghadapi PSCS Cilacap pada pertandingan pertama di putaran kedua Liga 2 2019, Bandung United sangat berharap agar dua pemain barunya yang dipnjam dari Persib senior yaitu Puja Abdillah dan Muchlis Hadi Ning bisa diturunkan.

Pelatih Bandung United Liestiadi mengatakan, menghadapi PSCS Cilacap timnya tidak bisa diperkuat oleh striker andalan Rezam Baskoro yang harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Selain itu beberapa pemainnya seperti Rafi, Anta, dan Dodi juga masih dalam pantauan dokter tim karena mengalami cedera. “Mudah-mudahan besok proses administrasi untuk Puja dan Muchlis bisa segera beres dan bisa kami mainkan,” tutur Liestiadi saat konfrensi pers jelang pertandingan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kamis, 22 Agustus 2019.

Dia menambahkan, untuk kedua pemain tersebut jika memang proses adminsitraisnya telah selesai akan kembali dipantau mengenai kesiapannya, mengingat saat membela Persib di Liga 1 juga baik Puja maupun Muchlis dalam keadaan fit.

“Apakah dia pemain itu atau duduk di bench itu kami lihat, besok pagi kondisi fisik mereka. Kemudian seperti kita ketahui, besok adalah pertandingan pertama kami putaran kedua, pertandingan home. Untuk putaran kedua ini kami mendapat pertandingan home dua kali berturut-turut, besok melawan Cilacap, berikutnya kami melawan Ciamis tanggal 29 Agustus,” katanya.

Liestiadi mengatakan, saat ini Bandung United berada di zona berbahaya karena menempati peringkat papan bawah di klassmen sementara wilayah Barat. Untuk kembali terhdindar dari posisi degradasi, pelatih yang pernah menangani Persipura Jayapura ini pun menargetkan timnya bisa meraih kemenangan.

“Seperti kita ketahui posisi Bandung United sekarang dalam zona berbahaya, zona merah untuk degradasi. Tapi kami tetap optimistis bahwa kami bisa meningkatkan apabila besok kami bisa memenangkan pertandingan.  Jadi tanpa ditawar-tawar, besok kami harius meraih tiga poin, tapi kami tetap menjungjung fairplay bahwa kemenangan kami raih dengan azaz fairplay,” ujarnya.

Kendala lain yang dihadapi Bandung United adalah ketersediaan penjaga gawang karena yang tersisa saat ini hanya satu penjaga gawang. “Ya, kita hanya ada satu penjga gawang karena Recky untuk sementara absen karena tugas di kesatuannya,” ucapnya.

Menghadapi PSCS Cilacap, Liestiadi melihat tim tersebut merupakan salah satum tim kuat dan saat ini bersaing di papan atas klasemen sementara. Bahkan pada pertemuan di putaran pertama lalu, Bandung United harus mengakui keunggulan PSCS.

“Kalau evaluasi saya waktu itu sebenarnya PSCS itu tidak terlalu istimewa. Meskipun waktu itu kami persiapan satu minggu, pertandingan away kami pertama kali di liga dua melawan mereka di sana. Di babak pertama kami bisa unggul, justru kami lebih dominan. Tapi itulah saya tidak mau mungkin anda sudah tahu semua, rahasia umum, rahasia yang sudah umum di sepak bola Indonesia, tuan rumah itu selalu dikondisikan,” ungkapnya.

Namun, dia berharap pada pertandingan nanti wasit yang memimpin bisa menjalankan tugasnya dengan baik dengan mengedepankan azas fairplay. “Saya sudah bilang waktu kami latihan, saya bilang ke anak-anak, besok kami fair, saya tidak mau mengharap-harap ke wasit, bagaiaman kami menang dengan sportifitas yang tinggi,” katanya.

Sementara itu pelatih PSCS Cilacap Djoko Susilo mengatakan, mengahadapi putaran kedua Liga 2 ini timnya tidak melakukan perubahan yang signifikan. Bahkan materi pemain yang ada sebelimnya tetap dipertahankan, sehingga tidak ada persiapan khusus saat menghadapi Bandung United.

“Jadi kita meningkatkan pemain yang ada. Dalam pertandingan besok kita ada beberapa pemain yang tidak bisa main karena akumulasi dan cedera, yaitu Risman Maidulah dan Imam Bagus. Imam Bagus itu akumulasi sama Wahyu juga tidak bisa main, ada tiga pemain yang tidak bisa main tapi kita siap menghadapi Bandung United untuk pertandingan besok,” ujarnya.

Menghadapi Bandung United, Djoko menilai tim tersebut pastinya telah banyak melakukan evaluasi. “Bandung United juga tim baru, memang kita mewaspadai Tantan sama Rezam, juga ada gelandangnya bagus. Tapi kita harus mewaspadai semua pemain karena bermain di kandang pastinya akan membuat motivvasi semakin meningkat,” tuturnya.***

Bagikan: