Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Fitriani dan Gregoria Melaju Mulus di Putaran Awal Kejuaraan Dunia Bulutangkis

Wina Setyawatie
PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.*/ANTARA
PEBULU tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.*/ANTARA

BASSEL, (PR).- Dua tunggal putri Indonesia lewati putaran awal World Championships 2019 dengan mulus. Fitriani menembus babak kedua, sedangkan Gregoria Mariska Tunjung ke babak ketiga.

Dengan lolos dari babak kedua, mereka sudah melampaui pencapaian di tahun lalu. Tahun lalu, keduanya hanya mencapai babak kedua.

Pada babak pertama yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Selasa, 20 Agustus 2019, Fitriani menembus babak selanjutnya setelah menang 21-14, 21-12 atas wakil Jerman Yvonne Li.

Sedangkan Gregoria mendapatkan bye di babak pertama. Di babak kedua, unggulan ke-14 tersebut mengalahkan Busanan Ongbamrungphan dari Thailand 21-14, 21-10.

Fitriani mengaku bersyukur bisa memenangi laga perdananya tersebut dengan mulus. Sempat seru di gim pertama, Fitriani mulai menemukan polanya di gim kedua. 

"Alhamdulillah bisa memenangi gim dari awal. Di gim pertama masih ramai, tapi begitu masuk gim kedua, saya sudah mulai bisa menemukan pola. Bisa mengontrol lawan," katanya. 

TUNGGAL putri Indonesia, Fitriani.*/PBSI

Dari awal, dia mengatakan sangat berusaha untuk tetap fokus dan tidak lengah. Berusaha mengumpulkan satu poin demi satu poin. 

Di babak kedua, dia akan mendapatkan halangan yang jauh lebih tangguh. Dia akan bertemu unggulan kedua Tai Tzu Ying. Ini merupakan kali pertama perjumpaannya dengan pemain asal Taiwan.

Menghadapi Tai Tzu Ying, Fitriani mengaku dirinya harus siap capek. Bermain dengan tanpa beban, karena tekanan dinilainya ada dilawannya sebagai unggulan. 

"Ya saya harus jaga kondisi sama fokusnya. Mudah-mudahan besok bisa main lebih lepas dan nothing to lose. Karena lawan jauh di atas, jadi saya berusaha semaksimal mungkin dulu nanti. Diusahakan untuk menang," ujarnya. 

Kemenangan dan permainannya di babak pertama ini, menurutnya, sedikit banyak cukup membantu. Karena dia jadi sudah lebih tahu bagaimana kondisi lapangan, bola, dan suasana pertandingannya. 

"Tai sendiri bukan lawan yang mudah. Saya berusaha terus mempelajari kelemahannya. Kelebihannya, pukulannya banyak variasinya dan termasuk komplit juga. Mainnya juga lebih safe, lebih matang pukulannya," kata Fitriani. 

Tunggal putra

Sementara itu, tunggal putra juga meloloskan semua wakilnya di babak selanjutnya. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Tommy Sugiarto melaju mulus. 

Anthony membuka jalan dengan merebut kemenangan dari tangan pemain Mauritius, Georges Julien Paul dua gim langsung 21-15, 21015 dalam 34 menit. Lalu Tommy mengikuti dengan menekuk pemain non unggulan lainnya, asal Sri Lanka, Niluka Katunaratne 21-18, 21-12.

Kemenangan Jonatan atas Rajiv Ouseph dari Inggris melengkapi keberhasilan Indonesia di hari pertama Kejuaraan Dunia. Jonatan menundukkan Rajiv juga dengan kemenangan dua gim langsung 21-15, 21-19 dalam 43 menit. 

JONATAN Christie.*/DOK. PR

Di babak kedua, Anthony akan bertemu dengan wakil Inggris Toby Penty. Lalu Tommy menghadapi sesama pemain gaek Jan O. Jorgensen dari Denmark.

Jan maju setelah menang walk over (WO) atas wakil Perancis Brice Levender. Kemudian, Jonatan bertemu Heo Kwang Hee.

Bila jalan mereka mulus, maka Jonatan bisa bertemu dengan Tommy di babak kedua. Sementara Anthony besar kemungkinan menghadapi wakil India, Sai Praneeth.***

Bagikan: