Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Cerah berawan, 19.8 ° C

11 Cabang Olahraga SEA Games 2019 Akan Disiarkan Langsung

Wina Setyawatie
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

JAKARTA, (PR).- Ada sebelas cabang olahraga SEA Games 2019 yang akan disiarkan langsung dari Filipina oleh ofisial "broadcaster" resmi Indonesia yang dipegang oleh MNC Grup. Ke-11 cabor tersebut merupakan kerja sama antara pihak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan pihak broadcaster. 

Kesebelas cabang olahraga tersebut yakni Sepak bola, bulutangkis, loncat indah, renang, basket 5x5 dan 3x3, tinju, senam, sepak takraw, taekwondo, voli indoor, dan e-sport.

Ketua KOI Erick Thohir mengatakan ini merupakan terobosan baru. Mengingat di SEA Games sebelumnya tidak ada siaran langsung. "Penting bagi kami memiliki "official broadcaster" karena semakin banyak masyarakat Indonesia yang menonton, maka semakin besar energi yang diberikan kepada para atlet yang sedang berjuang di SEA Games," katanya di Inews Tower, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

Jumlah cabor yang akan disiarkan ini menurut CEO MNC Grup, Kanti Mirdianti Imansyah masih bisa bertambah lagi. Menurut dia, saat ini pihaknya sedang bernegosiasi dengan Panitia Penyelenggara SEA Games 2019 Filipina (Pisgoc) untuk menambah siaran langsung beberapa cabor lagi.

"Kita sudah mengajukan permintaan ke pihak panpel SEA Games, untuk beberapa cabang tambahan. Tapi, baru akan diputuskan pada awal September mendatang," katanya.

Menurut dia, pihaknya bukan hanya akan menayangkan pertandingan saja. Namun, juga segala sesuatunya di belakang panggung.

"Ini sesuai dengan yang diinginkan oleh KOI. Bahwa siaran olahraga tidak hanya seputar pertandingan saja. Namun juga cerita dibalik sang atlet dan situasi di belakang layar. Ada drama dan prestasinya," ungkapnya 

KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia Erick Thohir, Chairman MNC Grup Hary Tanoesoedibjo berfoto bersama perwakilan atlet dan MNC Grup senagai Official Broadcaster SEA Games 2019 usai jumpa pers di INews Tower, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019. Ada 11 cabang olahraga yang akan disiarkan langsung di Indonesia pada saat pelaksanaan SEA Games 2019, 30 November - 10 Desember 2019 di Filipina.*/WINA SETYAWATIE/PR

Sasaran antara

Sementara itu, Erick mengingatkan lagi meski SEA Games ini merupakan sasaran utama Indonesia, para atlet tetap tidak boleh memandang enteng. Ini mengingat SEA Games merupakan salah satu uji coba dalam persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Dimana impian Indonesia adalah bisa membawa pulang tidak hanya satu medali emas saja.

"Target kita sebenarnya bukan lagi di SEA Games, tapi sudah Asian Games dan Olimpiade. SEA Games ini merupakan sasaran antara. Tapi, yang jadi pekerjaan rumah dengan status sasaran antara bagaimana kita bisa meningkatkan prestasi kita di Asia Tenggara. Karena itu akan mendukung perkembangan prestasi di level di atasnya. Jadi ikut SEA Games bukan tanpa strategi," ujarnya. 

Pengurus Besar cabang-cabang olahraga harus bisa mempergunakan SEA Games ini untuk menyiapkan tim-tim mudanya untuk bertanding di level lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya. Misalnya sepakbola dan basket yang mempersiapkan tim mudanya di SEA Games ini untuk tuan rumah Piala Dunia U-20 di 2021 dan tuan rumah Piala Dunia Basket di 2023. 

"Jangan terjebak di persepsi bahwa tuan rumah SEA Games yang pasti juara umum. Justru ini jadi tantangan buat kami untuk mendobrak persepsi tersebut. Karena itu strateginya, kita harus kembali lagi bertumpu pada cabang-cabang olimpik yang punya perhitungan lebih baik. Thailand bisa jadi model yang bagus. Prestasi mereka konsisten di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Tidak pernah ada target juara umum bahkan di SEA Games kali pun, tapi tiap-tiap cabor memenuhi target medali emasnya hingga raihan prestasi mereka jadi lebih baik," tutur Erick. 

Selain Thailand, pesaing kedua Indonesia di SEA Games nanti diperkirakan Erick adalah Vietnam. Vietnam menurut dia saat ini sedang gencar-gencarnya mengembangkan olahraga.***

Bagikan: