Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

SEA Games 2019, Sektor Putri Jadi Tumpuan Cabang Soft Tenis

Wina Setyawatie
PUTRI soft tenis berfoto bersama usai merebut dua medali emas di nomor tunggal dan beregu di The 5th Indonesia Soft Tennis Championship 2019 yang berlangsung di Lapangan Tenis Kelapa Gading, Jakarta, 14-17 Agustus 2019 lalu.*/DOK TENIS INDONESIA
PUTRI soft tenis berfoto bersama usai merebut dua medali emas di nomor tunggal dan beregu di The 5th Indonesia Soft Tennis Championship 2019 yang berlangsung di Lapangan Tenis Kelapa Gading, Jakarta, 14-17 Agustus 2019 lalu.*/DOK TENIS INDONESIA

JAKARTA, (PR).- Sektor putri akan jadi tumpuan Indonesia untuk cabang soft tenis di SEA Games 2019. Potensi putri semakin terlihat setelah di The 5th Indonesia Soft Tennis Championships 2019, 14-17 Agustus lalu, yang merupakan uji coba jelang multi event olahraga se-Asia Tenggara, Indonesia sukses bawa pulang medali emas di nomor tunggal dan beregu putri.

Pada Indonesia Championship yang berlangsung di Lapangan Tenis Kelapa Gading, Tim Merah Putih berbagi emas dengan Korea Selatan. Keduanya, masing-masing menyabet tiga medali emas.

Korea merebut emas di nomor ganda serta tunggal putra, dan ganda putri. Sedangkan Indonesia, selain dari nomor beregu dan tunggal putri, satu keping emas tambahan datang dari nomor beregu putra.

Memang Tim Korea Selatan yang bertanding bukan merupakan tim nasional mereka. Namun, NKH Bank adalah salah satu klub soft tenis terkemuka di Korea, karena hampir setengah dari skuat Timnas Negeri Gingseng tersebut berasal dari klub ini.

"Keberhasilan tim putri memboyong dua medali emas sesuai dengan target kami. Ini membuat kami semakin optimis mampu mendulang medali emas di SEA Games Filipina, akhir tahun nanti," ujar Manajer Tim Pelatnas Soft Tenis Indonesia, Hendri Susilo Pramono kepada wartawan di lapangan. 

Emas nomor tunggal putri diambil oleh pendatang baru, Happiness Beauty Heart. Atlet berusia 17 tahun ini sukses mengandaskan seniornya Voni Darlina di final dengan skor 4-1.

Sementara di beregu putri, Indonesia sukses mempecundangi Korea Selatan dengan skor tipis 2-1. Di beregu putra, terjadi final sesama Indonesia, yang mempertemukan tim A dan tim E. Tim A menyabet emas setelah menang telak 2-0.

Melihat hasil yang menggembirakan di sektor putri, Pelatih Tim Putri Indonesia, Prima Simpatiaji mengatakan jika ini sesuai dengan prediksi. Dimana potensi medali dipetakan ada di sektor tunggal putri. Hal itu menurut dia, terlihat sejak try out di Korea pada Juli lalu. 

"Di kejuaraan itu, kita bertemu dengan Thailand dan Filipina yang merupakan rival terberat di SEA Games nanti. Disitu kami bisa atasi mereka di nomor ganda dan tunggal," tuturnya. 

Dari try out ke Korea, hingga Indonesia Championship ini, Prima menilai progres yang ditunjukkan pemainnya terutama para pemain mudanya ada peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan itu dinilainya baik secara teknik maupun fisik. 

Selepas Indonesia Championship ini, masih ada dua kali turnamen lagi untuk ajang uji coba, yakni Philipine Junior di akhir Agustus ini dan University Games juga di Filipina pada September mendatang. Namun, penentuan nama-nama, menurut Prima akan dilakukan sepekan setelah pelaksanaan Indonesia Championship.***

Bagikan: