Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Praveen Jordan-Melati Daeva Berpeluang Tembus Semi Final Kejuaraan Dunia 2019

Wina Setyawatie
GANDA campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kiri) dan Praveen Jordan.*/ANTARA
GANDA campuran Indonesia Melati Daeva Oktavianti (kiri) dan Praveen Jordan.*/ANTARA

BASEL, (PR).- Melihat undian World Championships 2019 sektor ganda campuran, pasangan Praveen Jordan-Melati Daeva dinilai memiliki peluang lebih besar dibandingkan tiga pasangan lainnya. Sementara Hafiz Faisal-Gloria Emanuelle Widjaja, Ronald-Annisa Saufika, dan Rinov Rivaldy-Pitha Haningtyas Mentari harus melalui jalan yang lebih berliku dan menantang.

Dengan undian yang lebih 'enak', sang pelatih Richard Mainaky menilai Praveen-Melati seharusnya bisa minimal menyentuh babak semi final pada kejuaraan yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, 19-25 Agustus ini. Tahun lalu, pencapaian terbaik mereka hanya di babak ketiga.

Di tahun ini, mereka memulai dengan keberuntungan, karena langsung melangkah ke babak kedua setelah mendapatkan bye di putaran awal. 

"Jelas untuk Praveen-Melati, harapannya bisa memperbaiki pencapaian mereka tahun lalu. Karena peluang lebih besar di Praveen-Melati saya lihat," kata Richard sesuai rilis Humas PBSI, Minggu, 18 Agustus 2019.

Di tahun ini, progres Praveen-Melati dinilai cukup mumpuni. Mereka sudah mampu menembus final turnamen BWF Super 750-300. Hanya saja masih belum berhasil menjadi juara.

Tiga kali mereka kandas di tangan ganda Tiongkok, Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping yang merupakan peringkat dua dunia di Japan Open, Australia Open, dan India Open.

Sementara untuk Hafiz-Gloria, Richard menilai tetap ada kesempatan untuk bisa mencapai minimal semi final. Hanya saja, dibandingkan Praveen-Melati, usaha pasangan peringkat sembilan dunia tersebut harus extra lebih keras lagi. 

"Kalau jalan mereka mulus, besar kemungkinan bertemu dengan unggulan pertama asal Tiongkok, Zheng Si Wei-Huang Ya Qiong. Jadi mereka harus berjuang extra keras," tuturnya. 

Untuk dua pemain muda lainnya, Ronald-Annisa dan Rinov-Mentari, Richard mengharapkan bisa ada kejutan. Rinov-Mentari sejauh ini performanya stabil. Sudah mulai bisa mengatasi pemain level di atas mereka. Sedangkan Ronald-Annisa diminta untuk meningkatkan penampilannya. 

"Semoga mereka bisa membuat kejutan. Karena ini merupakan kesempatan untuk keduanya guna menambah jam terbang mereka. Mereka terpilih untuk bermain di Kejuaraan Dunia ini bukan tanpa sebab. Jadi mereka harus percaya diri dan bisa membuktikan bahwa mereka layak untuk dipilih," katanya.***

Bagikan: