Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.1 ° C

Para Pebalap Antusias Hadapi Tantangan Tour d' Indonesia 2019

Arif Budi Kristanto
null
null

MAGELANG, (PR).- Para pebalap dari 18 tim asal 23 negara antusias untuk segera menjawab tantangan setiap stage Bank BRI Tour d' Indonesia 2019 yang akan dimulai dengan titik start di Candi Borobudur, Senin, 19 Agustus 2019. Selain melibatkan para pembalap kompetitif asal berbagai negara, kejuaraan balap sepeda level 2.1 Union Cyliste Internationale (UCI) itu juga membentangkan tantangan lebih berat ketimbang edisi 2018.

Juara Tour de Indonesia (TdI) 2018 Ariya Phounsavath mengatakan, timnya sangat antusias untuk segera melakoni setiap stage balapan. Pembalap dengan predikat raja tanjakan itu menilai, dengan adanya dua tanjakan tipe hors class, TdI 2019 memang akan lebih berat ketimbang edisi 2019 yang hanya menyajikan satu tanjakan hors class.

"Perubahan ini bagus buat kami. Tapi kami datang sebagai tim dan masing-masing dari kami adalah climber tangguh. Dua stage akan berat (dengan dua tanjakan hors class), kami akan bersiap untuk itu," ujar pebalap yang memperkuat Thailand Continental Cycling Team (TCCT) itu pada jumpa pers pra kejuaraan di Hotel Atria, Magelang, Minggu, 18 Agustus 2019.

Selain juara klasemen, Ariya berperan besar mengantar TCCT juara kategori tim TdI 2018. Pebalap asal Laos itu menegaskan, dia dan timnya optimistis akan bisa merealisasikan target untuk mempertahankan gelar juara klasemen umum maupun kategori tim pada TdI 2019. 

"Senang kambali ke sini. Kami ingin juara lagi. Kami datang sebagai tim untuk menang. Komposisi tim masih hampir sama, hanya ada perubahan satu rider, yakni Thanakhan Chaiyasombat. Dia rider muda potensial dari Thailand, juara (etape 4) Tour de Singkarak 2018 dan dia akan bikin tim kami lebih kuat. Kami sudah siap menjalani balapan yang bagus di sini" kata peraih medali emas SEA Games 2013 itu optimistis. 

Optimisme juga disampaikan oleh pebalap ProTouch Continental asal Afrika Selatan, Rohan Du Plooy. Pertama kali ikut TdI, Rohan merasa tertantang untuk bersaing dengan para pebalap tangguh pada kejuaraan ini. 

"Ini pengalaman baru. Race yang akan berbeda dibandingkan di Afrika atau negara Asia lainnya yang pernah kami ikuti. Kami sudah mengetahui pembalap mana dan tim-tim apa saja yang harus diwaspadai. Tapi kami juga datang dengan komposisi tim kuat, kami punya finisher dan climber untuk setiap stage dan kami menargetkan untuk tampil efisien, finis tercepat pada setiap tahap," ujar Rohan. 

Sementara itu, pebalap yang turun membela tim nasional Indonesia Projo Waseso mengakui, balapan kali ini akan lebih berat. Secara pribadi, kata Projo, dirinya akan fokus untuk tampil maksimal pada stage awal dan berbagi peran dengan pembalap lain yang berperan sebagai climber.

Tim nasional balap sepeda Indonesia diperkuat lima pembalap pada TdI 2019. Selain Projo, ada Bernard Benyamin Van Aert, Dealton Nur Arif Prayogo, Woro Fitriyanto, dan Hari Fitrianto.

"Dibandingkan sebelumnya, buat saya memang sedikit lebih berat. Saya akan coba ambil stage 1 dan 3 karena lebih technical untuk mencapai speed ideal sprint. Kami akan dorong Hari dan Woro sebagai climber. Tugas saya dan Bernard sprint akhir," kata Projo. 

Lebih menantang

Bank BRI TdI 2019 dibuka secara resmi dengan seremoni pembukaan di kawasan Candi Borobudur, Minggu, 18 Agustus 2019 malam. Peringkat pertama UCI Asia Tour, Team Sapura Cycling dan peringkat pertama UCI Africa Tour, ProTouch Continental Pro Cycling plus tiga tim penghuni 10 besar UCI Asia Tour, yakni Terengganu Inc. TSG Cycling Team (peringkat 2), HKSI Pro Cycling Team (peringkat 4), dan Thailand Continental Cycling Team (peringkat 10) akan turut berkompetisi dengan para pembalap terbaiknya.

Dari sisi pebalap, Sepahan menurunkan pebalap terbaik, Mohammad Ganjkhanlou, yang menempati peringkat 10 peringkat individual UCI Asia Tour. Pebalap Indonesia tercepat TdI 2018 Aiman Cahyadi turun memperkuat Team Sapura Cycling Malaysia, sementara Thailand Continental Cycling Team selain menurunkan juara Tour d’Indonesia 2018 sal Laos, Ariya Phounsavath juga menurunkan juara etape empat TdI 2018 Peerapol Chawchiangkwang. 

Selain melibatkan tim-tim luar negeri, empat tim Indonesia juga ambil bagian dalam Bank BRI Tour d’Indonesia 2019. Mereka adalah Tim Nasional Indonesia, PGN Road Cycling Team, KFC Cycling, dan CCI Wednesday. 

Bank BRI TdI 2019 akan berlangsung 19-23 Agustus 2019 dalam lima etape. Kejuaraan prestisius ini membentangkan jarak tempuh 825,2 kilometer dari Candi Borobudur Jawa Tengah menuju Batur UNESCO Global Geopark Bali.

Ketua Panitia Pelaksana Parama Nugroho memastikan persiapan kejuaraan dengan tag line Race The Element ini sudah matang dan siap digelar. Etape pertama dari Borobudur-Ngawi, kemudian Madiun-Batu (157,70 km), Batu-Jember (195,90 km), Jember-Ijen (150 km), dan Gilimanuk-Batur Geopark (143,60 km).

"Setiap kepala daerah dari Yogya sampai Bali turut mendukung. Pengamanan maksimal dari kepolisian juga sudah siap. Kejuaraan kali ini menjadi lima etape dan akan lebih challenging buat para pebalap dengan tanjakan-tanjakan kategori hors class," ujar Parama.***

Bagikan: