Pikiran Rakyat
USD Jual 14.044,00 Beli 14.142,00 | Sebagian berawan, 20.5 ° C

Garuda Nusantara Gagal Beri Kado HUT RI,  Timnas Kandas di Tangan Malaysia

Wina Setyawatie
MUHAMMAD Salman Alfarid (15) berusaha lepas dari kepungan dua pemain Malaysia di babak semi final Piala AFF U-18 2019 di Stadium Binh Doung, Vietnam, Sabtu (17/8/2019). Garuda Muda gagal ke final usai tunduk 3-4.*/ DOK.PSSI
MUHAMMAD Salman Alfarid (15) berusaha lepas dari kepungan dua pemain Malaysia di babak semi final Piala AFF U-18 2019 di Stadium Binh Doung, Vietnam, Sabtu (17/8/2019). Garuda Muda gagal ke final usai tunduk 3-4.*/ DOK.PSSI

BINH DUONG, (PR).- Keinginan Garuda Nusantara untuk mempersembahkan kado untuk Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Republik Indonesia belum bisa tercapai. Usaha mereka harus terhenti di babak semi final Piala AFF U-18 2019.

Bertanding di Binh Doung, Vietnam, Sabtu 17 Agustus 2019, Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor tipis 3-4. Kekalahan terjadi pada perpanjangan waktu.

Pertandingan berjalan seru di 90 menit waktu normal. Namun sayang di perpanjangan waktu, konsentrasi David Maulana dkk. berkurang, setelah terpaksa bermain dengan 10 orang. Alfeandra Dewangga Santosa terpaksa harus ditandu keluar lapangan karena cedera dan Indonesia bermain dengan 10 pemain. Hingga akhirnya Indonesia harus mengakui keunggulan lawan.

Ini menjadi kekalahan kedua timnas muda atas Malaysia dari 10 kali pertemuan di turnamen level Asia maupun Asia Tenggara. Sejauh ini, Indonesia masih unggul secara rekor pertemuan. Dari sembilan pertemuan sebelumnya, dua kali Indonesia menang dan sisanya berakhir imbang.

Kekalahan ini disesalkan oleh Pelatih Timnas U-18 Fakhri Husaini. Namun, dia tetap angkat topi untuk para pemainnya karena mau berjuang hingga akhir pertandingan.

"Saya tetap salut dan memuji perjuangan, serta kerja keras mereka sejauh ini. Untuk sampai di semi final ini, bukan tanpa perjuangan," tuturnya.

Menurutnya, hasil ini hanya sebuah awal dan bukan akhir dari segalanya. Tidak perlu ada yang disesali oleh pemain.

"Ini hanya awal. Tidak perlu ada yang disesali pemain. Mereka sudah berjuang dan saya rasa dengan penampilan seperti tadi, dimana mereka tidak panik dan bisa tetap membalas gol lawan ketika tertinggal beberapa kali, mereka sudah menunjukkan bahwa semua sudah diberikan demi bangsa dan negara. Terima kasih juga untuk suporter yang datang langsung mendukung kami," pukasnya.

Pemain Indonesia, Brylian N. Dwiki menyatakan permohonan maafnya mewakili rekan-rekannya karena belum bisa memberikan kado manis untuk Indonesia. Namun, dia menyatakan bahwa mereka sudah berjuang maksimal di lapangan.

"Kami sudah berikan semua yang kami punya di atas lapangan. Mohon maaf jika belum bisa memberikan kemenangan untuk Indonesia. Terima kasih untuk suporter yang sudah datang dan mendukung kami. Kami akan bangkit di laga berikutnya," ungkapnya.***

 

Bagikan: