Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sedikit awan, 23.8 ° C

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie Bertemu di Pool Sama di BWF World Championship 2019

Wina Setyawatie
PEBULU tangkis putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.*/ANTARA
PEBULU tangkis putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.*/ANTARA

BASEL, (PR).- Hasil undian BWF World Championship 2019 yang mempertemukan dua pemain tunggal putra Indonesia di pool atas membuat sektor ini mematok target awal lolos hingga babak semi final. Hal tersebut diungkapkan pelatih tunggal putra PBSI, Hendry Saputra, sesuai rilis PBSI yang diterima “PR”, Sabtu, 17 Agustus 2019.

"Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie sama-sama pool atas. Jika masing-masing bisa menghadapi lawannya, kemungkinan keduanya akan bertemu di babak perempat final. Maka dengan kata lain, satu tiket semi final pun aman buat Indonesia. Itu harapannya," kata Hendry. 

Jika melihat undian, Anthony diperkirakan akan melawati babak pertama dengan mulus. Itu mengingat lawannya, Georges Julien Paul, bukan berasal dari negara bulutangkis, Mauritius. Anthony kemungkinan baru akan bertemu dengan pemain yang seimbang di babak ketiga, antara Sai Praneeth atau Lee Dong Kuen.

Lawan lebih tangguh akan dihadapi oleh Jonatan. Pada putaran awal ini, dia akan bertemu dengan Rajiv Ouseph asal Inggris. Bila bisa melewati, ada peluang dia akan bertemu wakil Korea, Heo Kwang Hee. 

Jika benar keduanya akan bertemu, maka Jonatan harus bisa pecah telor. Mengingat hingga tiga pertemuan mereka, Jonatan belum pernah sekalipun menang melawan Heo. Bahkan di putaran final Thomas Uber 2018, dia kalah dua gim langsung. 

"Kalau lihat dari undian, peluang untuk tembus semi final cukup besar. Jadi kita fokus ke semi final dulu, meski keinginan untuk mencapai final ataupun juara tentu tetap ada. Saya sejauh ini optimis. Tapi, kita fokus dulu agar mereka berdua lancar hingga bisa saling berhadapan di perempat final," kata Hendry. 

Guna memenuhi ambisinya tersebut, Hendry mengatakan, ia telah membekali kedua anak didiknya dengan beberapa program khusus latihan selama dua minggu belakangan, termasuk di beberapa hari persiapan tersisa. Sejauh ini, dia melihat jika keduanya sudah siap.

"Kami sudah bersiap menghadapi secara khusus dalam dua minggu terakhir. Sejauh ini persiapannya sudah oke, cukup bagus. Mudah-mudahan apa yang kami harapkan nanti lancar di sana," ungkapnya. 

PEBULU tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie.*/ANTARA

Persiapan teknik dan fokus

Menurutnya, persiapan kedua pemainnya lebih kepada teknik dan membiasakan agar mereka tidak mudah “mati” sendiri. Dia mencoba melatih feeling bermain Anthony dan Jonatan untuk bisa mengambil keputusan yang pas disaat yang pas.

"Jadi lebih ke teknis dan melatih mereka untuk tidak mudah ‘mati’ sendiri. Sering ‘mati’ sendiri awalnya mungkin karena feeling mainnya yang kurang pas atau mengambil keputusan yang tidak pas. Itu yang perlu diasah lagi dari mereka," tuturnya. 

Fokus kedua pemain pun juga dilatihnya supaya mereka bisa menanggapi permainan tersebut. Dikatakannya, kedua pemain tunggal itu seharusnya sudah tahu bagaimana mengelola fokus karena sudah pernah juara sebelumnya.

“Asal mereka semangat dan optimis, saya rasa mereka bisa fokus dengan baik. Tinggal ditambah fisik dan stamina yanng baik, asalkan mereka bisa ulet dan fokus pasti kesulitan bisa diatasi," tambah Hendry.***

Bagikan: