Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Hujan singkat, 31.2 ° C

Sembilan Daerah Ikuti Kejuaraan Daerah Jawa Barat 2019 Cabor Voli Duduk

Arif Budi Kristanto
KEJUARAAN Daerah Jawa Barat 2019 cabang olah raga voli duduk yang digelar di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Kamis, 15 Agustus 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
KEJUARAAN Daerah Jawa Barat 2019 cabang olah raga voli duduk yang digelar di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Kamis, 15 Agustus 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Sembilan tim asal sembilan kabupaten kota di Jawa Barat berkompetisi pada Kejuaraan Daerah Jawa Barat 2019 cabang olah raga voli duduk yang digelar di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Kamis, 15 Agustus 2019. Selain ajang pembinaan, kejuaraan atlet disabilitas ini juga menjadi arena untuk menjaring atlet-atlet potensial dalam pembentukan tim voli duduk Jabar menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 di Papua.

Kejuaraan daerah ini digelar oleh NPCI Kota Bandung. Sembilan tim yang berkompetisi adalah tim NPCI Kota Bandung, Kabupaten Purwakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kota Bogor, dan Kabupaten Garut.

"Melalui kejurda ini, bisa dilakukan monitoring atlet-atlet berprestasi dan potensial, sekaligus untuk evaluasi atlet dan penyelenggaraan. Kami harap NPCI Jabar bisa mengambil atlet-atlet potensial untuk persiapan Peparnas Papua," kata Ketua NPCI Kota Bandung Adik Fachroji di sela-sela kejuaraan.

Tim NPCI Kota Bandung yang mampu mengawinkan medali emas putra putri cabang olah raga voli duduk pada Peparda 2018 menjadi tim unggulan dan hingga berita ini diturunkan sudah menjejak babak semifinal kejurda. Adik berharap, akan ada tambahan atlet asal Kota Bandung yang masuk tim voli duduk Jabar untuk Peparnas.

"Kita punya dua atlet pelatnas yang otomatis masuk tim Jabar untuk Peparnas. Di Kejurda ini, ada sejumlah atlet potensial yang saya harap bisa masuk tim Peparnas Jabar," tutur Adik.

Ketua NPCI Jabar Supriatna Gumilar mengatakan, pelatda akan dimulai November. Menurut Supriatna, tempat pelatda akan tersebar dan kemungkinan besar Kota Bandung akan menjadi tempat pelatda voli duduk.

"Pada kejurda ini pelatih Jabar akan memonitoring performa atlet. Mudah-mudahan ada yang masuk tim pelatda," ujar Supriatna.

Dia mengatakan, Jabar merupakan barometer peminaan atlet disabilitas. Pada ajang-ajang besar seperti ASEAN Para game hingga Asian Para Games, Jabar selalu menjadi penyumbang atlet terbanyak bagi tim Indonesia.

"Pembinaan harus terus ditingkatkan dan alhamdullilah, daerah-daerah juga sudah mendapatkan dana bantuan dari pemerintah. Dengan bantuan itu, program-program dan kejuaraan bisa dilakukan sehingga saat berkompetisi pada ajang kejurda seperti ini bisa lebih kompetitif dan memunculkan atlet-atlet berkualitas," kata Supriatna.***

Bagikan: