Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 20.4 ° C

Pemain Persib Bandung Febri Hariyadi Masuk Timnas, Simon McMenemy Ungkap Kelebihan Sang Gelandang

Wina Setyawatie
PEMAIN Persib Bandung, Febri Hariyadi dihadang pemain Bali United I Made Andhika Pradana Wijaya pada pertandingan Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 26 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Persib Bandung, Febri Hariyadi dihadang pemain Bali United I Made Andhika Pradana Wijaya pada pertandingan Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 26 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

JAKARTA, (PR).-  Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy membuat perubahan skuat Timnas. Dia memanggil penggawa Persib Bandung Febri Haryadi menggantikan posisi Rizky Pora dalam tim yang akan dipersiapkan untuk putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Febri Hariyadi dipanggil setelah Rizky Pora dinilai telah menunjukkan perilaku tidak terpuji saat membawa klubnya, Barito Putra dalam kompetisi Shopee Liga 1, Rabu 14 Agustus 2019 melawan PSM Makassar. Rizky Pora melakukan tindakan tidak suportif dengan memukul Bayu Gatra.

Menurut Simon McMenemy, dia membutuhkan pemain yang memiliki kesadaran tinggi bahwa mereka membawa nama baik Indonesia. Pemain harus tahu apa tanggung jawabnya di dalam maupun di luar lapangan. Hal tersebut dinilainya merupakan prinsip yang harus dipegang teguh.

EKSPRESI pemain Persib Bandung Febri Hariyadi setelah menjebol gawang Kalteng Putra yang dikawal Dimas Galih Pratama pada pertandingan Shopee Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 16 Juli 2019. Dalam laga tersebut, Persib Bandung menang 2-0.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

"Kami butuh pemain yang sangat memahami tanggung jawabnya sebagai seseorang yang mewakili negara. Dia harus memiliki semangat dan kebanggaan. Ini sudah dibahas dengan para pemain beberapa kali. Mereka sudah diingatkan bahwa sebagai pemain, mereka adalah contoh bagi semua. Karena mereka adalah representatif seluruh pemain Indonesia," katanya dengan tegas.

Sikap yang ditunjukkan Rizky Pora, menurut dia, tidak mencerminkan contoh yang bagus. Dia menilai, sang pemain tidak sepenuhnya memahami tanggung jawab sebagai pemain Timnas.

Nilai lebih Febri Hariyadi

Terpilihnya Febri Hariyadi menggantikan Rizky Pora tidak lepas dari kualitas yang dimiliki gelandang Persib Bandung tersebut. Bukan hanya punya perilaku yang baik di dalam dan luar lapangan, Febri Hariyadi dianggap memiliki pengetahuan taktik dan formasi yang baik.

"Poinnya, kami mencari pemain yang bisa menjadi role model. Dia harus mampu menjalankan instruksi, mampu bermain dalam sistem yang kita inginkan, dan memiliki pengetahuan taktik yang baik. Sehingga, mampu bermain dalam formasi dan posisi berbeda," ujarnya.

Selain gelandang Persib Bandung Febri Hariyadi, ada 23 pemain lainnya yang turut dipanggil membela Timnas. Berikut ini daftarnya.

1. Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta)
2. Awan Setho (Bhayangkara FC)
3. Angga Saputra (PS Tira Persikabo)
4. Ricky Fajrin (Bali United)
5. Hansamu Yama (Persebaya Surabaya)
6. Otavio Dutra (Persebaya Surabaya)
7. Yanto Basna (Sukhothai FC)
8. Yustinus Paew (Persipura Jayapura)
9. Johan Alfarizi (Arema FC)
10. I Made Andika Wijaya (Bali United)
11. Victor Igbonefo ( PTT Rayong)
12. Andik Vermansah (Madura United)
13. Evan Dimas (Persebaya Surabaya)
14. Manahati Lestusen (PS Tira Persikabo)
15. Rizky Pellu (PSM Makassar)
16. Stefano Lilipaly (Bali United)
17. Zulfiandi (Madura United)
18. Irfan Jaya (Persebaya Surabaya)
19. Irfan Bachdim (Bali United)
20. Greg Nwokolo (Madura United)
21. Ferdinand Sinaga (PSM Makassar)
22. Beto Goncalves (Madura United)
23. Osas Saha (PS Tira Persikabo).

Timnas akan mengawali perjalanan menuju Piala Dunia 2022 dengan melakoni pertandingan babak kualifikasi pertama melawan Malaysia pada 5 September 2019. Berselang lima hari, pada 10 September 2019, Timnas akan kembali melawan Thailand. Dua pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.***

Bagikan: