Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 22.3 ° C

Timnas Voli Putri Targetkan Delapan Besar di Kejuaraan Asia 2019

Wina Setyawatie
TIMNAS voli putri berlatih mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Asia Bola Voli Wanita 2019 di Seoul, Korea Selatan, 18-25 Agustus 2019. Indonesia menargetkan bisa menembus babak 8 besar di kejuaraan ini untuk mendapatkan tiket Pra-Olimpiade tahun depan.*/PBVSI
TIMNAS voli putri berlatih mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Asia Bola Voli Wanita 2019 di Seoul, Korea Selatan, 18-25 Agustus 2019. Indonesia menargetkan bisa menembus babak 8 besar di kejuaraan ini untuk mendapatkan tiket Pra-Olimpiade tahun depan.*/PBVSI

JAKARTA, (PR).- Target delapan besar dipatok Timnas voli putri Indonesia di ajang Kejuaraan Asia Bola Voli Wanita 2019 yang akan digelar pada 18-25 Agustus ini di Seoul, Korea Selatan. Tim yang mampu menembus babak perempat final nanti bisa mendapatkan tiket otomatis menuju Pra-Olimpiade tahun depan. 

"Di Korea nanti, kita tidak melihat juara. Tapi, pasti targetnya 8 besar, karena ada tiket menuju praolimpiade. Terlebih, ini jadi ajang untuk uji coba SEA Games 2019. Jadi saya ingin lihat bagaimana perubahan permainan anak-anak menjadi bermain cepat. Tidak boleh lagi ada main tinggi. Semua harus bisa bermain bola-bola cepat dengan pola permainan voli saat ini. Kita akan coba di Kejuaraan Asia ini, karena mereka pun akan mendapatkan lawan tanding yang lebih baik," ujar Pelatih Voli Putri Indonesia Oktavian saat pelepasan tim di Padepokan Voli Sentul, Bogor, Selasa, 13 Agustus 2019. 

Oktavianus mengaku cukup percaya diri untuk tampil di Kejuaraan Asia ini, kendati yang dibawanya sebagian besar adalah pemain junior. Tim juga tidak diperkuat pemain kunci mereka Aprilia Manganang yang sedang didera cedera lutut. 

"Kalau lihat permainan, April tentu tidak bisa disamakan dengan pemain lain kualitasnya. Dia istimewa. Tapi secara permainan tim, anak-anak sudah mulai menunjukkan progress. Aliya (Amalia Fajrina Nabila -Red.) sudah mulai biasa dengan bola tinggi, dia juga sudah main ace-ace (menyerang dengan bola-bola open). Di Proliga juga mulai main bahu. Jadi saya optimis pola main cepat itu bisa diterapkan anak-anak di SEA Games 2019 nanti," tuturnya. 

Proyeksi pemain

Ada 16 pemain proyeksi SEA Games 2019 yang dipersiapkan untuk Kejuaraan Asia ini. Selain Aprilia yang cedera, ada lima pemain lagi yang masih dalam tahap pemulihan kondisi pascakejuaraan Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) kemarin. 

"Jadi kami baru bergabung lagi dengan latihan komplet (di luar Aprilia) pada Senin, 12 Agustus 2019 kemarin. Untuk lima orang yang kemarin ikut Pra-PON, saya masih lihat perkembangan mereka di latihan terakhir. Kalau ada yang mumpuni, saya akan ambil jadi starter. Tapi bila tidak, maka tim yang akan dipersiapkan untuk turun di Korea nanti hanya akan diambil dari 11 pemain lainnya," kata pelatih asal Jawa Barat ini.

Menurutnya, kejuaraan Asia ini menjadi ajang bagus untuk menambah jam terbang para pemain muda. Dengan lawan yang lebih berat, pemainnya dinilai bisa memetakan permainan, khususnya di level Asia Tenggara. Terlebih, ada pesaing utama Indonesia di SEA Games nanti, Thailand, yang juga turun di kejuaraan ini. 

Dalam daftar undian Kejuaraan Asia, Indonesia tergabung bersama Tiongkok dan Sri Lanka di Pool D. Vietnam sempat berada di satu pool dengan Indonesia, tapi kemudian mengundurkan diri.

Sementara Thailand berada di Pool C bersama Taiwan dan Selandia Baru. Di Pool B ada Jepang, Kazhastan, Australia, dan India. Serta Pool A ditempati Korea Selatan, Iran, dan Hongkong.

"Sayang Vietnam mundur di Kejuaraan Asia. Padahal kalau di level Asia Tenggara, persaingan ada di Thailand, Indonesia, dan Vietnam. Kalau semua ikut, kita bisa memetakan kekuatan di SEA Games nanti. Thailand memang masih di atas kita, tapi Vietnam juga harus jadi perhitungan karena junior mereka sudah mulai naik. Begitu pula Filipina, sebagai tuan rumah nanti mereka punya keuntungan. Karena sebenarnya pemain muda kita problemnya hanya kurang jam terbang dan uji coba saja untuk bisa bersaing," tuturnya.***

Bagikan: