Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah, 28.3 ° C

Pemanjat Tebing Jabar Tutup Piala Gubernur dengan Medali Emas

Arif Budi Kristanto
TUAN rumah Jawa Barat akhirnya mampu mengunci satu medali emas pada hari terakhir Kejuaraan Panjat Tebing 'Piala Gubernur Jabar 2019' tingkat nasional di Wall Climbing Saparua, Jalan Lombok Kota Bandung, Sabtu, 10 Agustus 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
TUAN rumah Jawa Barat akhirnya mampu mengunci satu medali emas pada hari terakhir Kejuaraan Panjat Tebing 'Piala Gubernur Jabar 2019' tingkat nasional di Wall Climbing Saparua, Jalan Lombok Kota Bandung, Sabtu, 10 Agustus 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Tuan rumah Jawa Barat akhirnya mampu mengunci satu medali emas pada hari terakhir Kejuaraan Panjat Tebing Piala Gubernur Jabar 2019 tingkat nasional di Wall Climbing Saparua, Jalan Lombok Kota Bandung, Sabtu, 10 Agustus 2019. Alpian Zuri memastikan medali emas untuk Jawa Barat setelah menjadi yang terbaik pada nomor speed klasik putra. 

Babak final mempertemukan Alpian dengan atlet asal FPTI Jatim, Yohanes Angel Rossy Que. Alpian berhasil memanjat dengan cepat dan mencapai puncak terlebih dulu pada kesempatan pertama, meninggalkan Yohanes dengan selisih waktu sepersekian detik. Kemenangan pemanjat FPTI Jabar itu dipastikan pada kesemptan kedua. 

Dengan dukungan rekan sesama pemanjat Jabar, Alpian tampil lebih percaya diri dan berhasil mencapai puncak dengan akumulasi catatan waktu 20,084 detik

Sebaliknya, Yohanes Angel justru gagal menyelesaikan pemanjatan kedua akibat terpeleset dan jatuh jatuh. Kegagalan Rori membuat Alpian otomatis menjadi juara dan berhak atas medali emas nomor speed klasik putra.

Gelar juara menjadi ganjaran atas konsistensi performa Alpian sejak fase kualifikasi hingga final. Dari dua kali pemanjatan babak kualifikasi hingga semifinal, Alpian sanggup mencatatkan waktu kurang dari 20 detik.

"Ini hasil positif, meskipun sebenarnya atlet FPTI Jabar belum dalam kondisi terbaik karena intensitas latihan masih 50 persen. Namun, tentu ini modal bagus buat Jabar menatap babak kualifikasi September nanti," kata Wakil Manajer Tim Pelatda Panjat Jabar Sumaryono.

Nomor putri

Sementara itu pada nomor speed klasik putri, dua atlet FPTI Jatim berlomba menjadi yang terbaik. All Jatim Final atas nama Dhorifatus Syafi'iyah dan Nindy Febriyanti berlangsung ketat sebelum akhirnya medali emas direngkuh Dhorifatus. Dia mencatatkan total waktu 23.562 detik mengalahkan Nindy yang mencetak total waktu 26.602 detik dari dua kali pemanjatan.

Pada nomor lead, dua atlet asal Badung, Bali berhasil mengawinkan medali emas melalui Nadya Putri Virgita yang memanjat hingga poin 30 pada kategori lead putri dan Temi Teli Lasa  yang mampu memanjat hingga titik tertinggi (TOP) pada kategori putra.

Para juara di setiap nomor pertandingan berhak atas medali, piagam, serta uang tunai. Total uang tunai pada kejuaraan panjat tebing Piala Gubernur Jabar 2019 ini mencapai Rp 52 juta.

Kejuaraan ini ditutup secara resmi oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Daud Ahmad. Kejuaraan Piala Gubernur Jabar 2019 yang digelar pada sejumlah cabang olah raga, tutur Daud, berawal dari pemikiran Dispora Jabar.

"Provinsi Jabar banyak melahirkan atlet nasional berprestasi dan kejuaraan ini menjadi salah satu cara meningkatkan prestasi atlet. Diharapkan dengan ajang seperti ini bisa lahirkan atlet putra dan putri terbaik dari Jabar yang kelak berkontribusi pada prestasi tim nasional" kata Daud.

Kejuaraan Piala Gubernur Jawa Barat 2019 diikuti 117 atlet dari 13 provinsi hingga Singapura. Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengasah kualitas atlet Jabar khususnya dalam misi mempertahankan gelar juara umum PON XX/2020 di Papua.

Daud berharap, melalui kejuaraan ini kualitas atlet Jabar bisa makin terasah sehingga mampu meningkatkan prestasi di PON XX tahun 2020 setelah pada PON XIX tahun 2016 lalu meraih 2 medali emas cabang olah raga panjat tebing.

"Semoga kejuaraan ini dapat kembali digelar tahun depan. Apalagi bagi atlet, kompetisi menjadi hal yang penting untuk meningkatkan prestasi," ujar Daud.***

Bagikan: