Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

Pasundan dan Wahana Juara Piala Walikota Bandung 2019

Miradin Syahbana Rizky
PARA pemain Pasundan dan Tectona berfoto bersama usai menerima trofi pemenang pada kompetisi bola voli antar klub Ivoba Junior Piala Walikota Bandung 2019 di GOR Saparua, Sabtu, 10 Agustus 2019.*/MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PR
PARA pemain Pasundan dan Tectona berfoto bersama usai menerima trofi pemenang pada kompetisi bola voli antar klub Ivoba Junior Piala Walikota Bandung 2019 di GOR Saparua, Sabtu, 10 Agustus 2019.*/MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PR

BANDUNG, (PR).- Tim voli putra Pasundan dan putri Wahana Express Group berhasil keluar sebagai juara kompetisi bola voli antarklub Ivoba Junior Piala Walikota Bandung 2019 di GOR Saparua, Sabtu, 10 Agustus 2019. Pasundan mampu menang dengan skor meyakinkan 3-0 atas Tectona di partai final.

Dengan dukungan puluhan suporternya, Pasundan menang 25-19, 25-19 dan 25-20. Mereka hanya membutuhkan waktu 66 menit untuk menundukkan Tectona. Sedangkan di kategori putri, Wahana Express Group harus bekerja keras menundukkan Kharisma.

Wahana menang dengan skor 3-2 dalam permainan lima set. Meraih meraih 25-17, 20-25, 27-25, 15-25 dan 15-11. Untuk perebutan peringkat ketiga putri diraih Bahana setelah mengalahkan Alko dengan skor 3-2 (25-16, 20-25, 25-10, 26-28 dan 15-12).

Di putra, perebutan tempat ketiga diraih oleh Silvas yang mampu mengalahkan Alko dengan skor 3-2. Mereka menang 25-21, 25-21, 15-25, 12-25 dan 15-10 atas Alko.

Bermain apik

Melawan Tectona, Pasundan mampu menguasai set pertama dengan apik. Dimana spike Ahmad dan Rizal tak mampu dibendung pertahanan Tectona sehingga tertinggal 12-6. Tak butuh waktu lama, spike Yoki akhirnya mengunci kemenangan untuk Pasundan menjadi 25-19 atas Tectona. 

Di set kedua, Tectona mencoba membuat poin terlebih dahulu melalui Galih. Namun, setelah itu Naoval membuat kedudukan kedua tim menjadi imbang 1-1. Tectona mampu menempel perolehan Pasundan hingga 7-10. Sayang setelah itu mereka mulai tertinggal hingga harus menyerah dengan skor 25-19.

Pada set ketiga, Pasundan mampu dengan konsisten menjaga poin dari kejaran Tectona. Spike Ahmad membuay Pasundan unggul 8-5 atas Tectona. Kemudian dengan servis tajam Rifaldi membuat Pasundan menjauh 12-7.

Tectona mencoba mengejar setelah spike Aldi tak mampu dibendung pertahanan Pasundan, skor mendekat menjadi 13-9 masih keunggulan Pasundan. Sayang, perlawanan Tectona harus berakhir setelah spike M Alif membuat Pasundan menang 25-20 atas Tectona.

Kerja keras dan konsistensi

Seusai laga, Pelatih Pasundan Fatah Ibrahim mengaku bangga atas perjuangan asuhnya yang sukses mempersembahkan gelar juara. Menurut dia, kunci di laga itu adalah kerja keras dan konsistensi. Selain itu, mereka mampu tampil tanpa beban meski didukung oleh puluhan suporternya. 

"Final ini anak-anak mampu main lepas dan bagus. Mereka sudah mengikuti intruksi dari pelatih dengan baik. Lawan sama bagusnya dengan kita tapi kita memiliki mental yang lebih siap untuk jadi juara," ujarnya.

Dia menambahkan, pada turnamen ini Pasundan memang tak pernah memberikan satu set pun kepada lawan sejak dari babak penyisihan. Tim pelatih selalu menekankan kepada pemain agar lawan tidak mengembangkan permainannya.

"Dari awal memang kita selalu sapu bersih pertandingan. Anak-anak jangan sampai memberikan set kepada lawan dan Alhamdulillah bisa tercapai. Ini bentuk konsistensi permainan," tuturnya.

Sementara itu, pelatih putri Wahana Rastoni sangat bahagia mampu memenangkan pertandingan sengit dengan Kharisma. Menurut dia, Kharisma mampu memberikan perlawanan terbaik di laga tersebut.

"Kita tadi sangat seru saling kejar mengejar angka. Tapi Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Anak-anak sudah memberikan penampilan terbaiknya," katanya.***

Bagikan: