Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.3 ° C

Tim Voli Putra Jabar Juara Pra-kualifikasi PON XX 2020 Papua

Wina Setyawatie
Ilustrasi.*/REUTERS
Ilustrasi.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Tim Putra Jawa Barat keluar sebagai juara Kejuaraan bola voli Pra-kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua. Dimas Saputra dkk. menundukkan DKI Jakarta 3-0 (25-22, 25-20, 25-17) langsung di babak final yang berlangsung di GOR Bulungan, Jakarta, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Sebelumnya di babak semi final Jabar menyingkirkan Jawa Tengah dengan skor tipis 3-2. Jawa Tengah menempati posisi ketiga setelah mengalahkan Papua Barat 3-2 (25-18, 21-25, 25-21, 24-26, 15-7) pada perebutan posisi 3-4. Di tempat kelima ada DI Yogyakarta, disusul Bali, Banten, Kalimatan Barat, dan Kalimantan Selatan.

Empat tim teratas pun sudah memastikan diri mendapatkan tiket menuju PON Papua tahun depan. Ditambah tiket otomatis untuk tuan rumah PON, Papua dan peraih emas PON 2014 Jawa Timur, maka tinggal tersisa dua tiket lagi yang akan diperebutkan oleh wakil Sumatera dan wakil Sulawesi dari 8 kuota PON.

Menang tiga set langsung atas DKI dinilai Kapten Tim Jabar Dimas Saputra sebagai sesuatu yang tidak terduga. Mengingat saat babak semi final, dirinya menilai lawannya tersebut bermain sangat bagus melawan Papua Barat. 

"Sebenarnya tidak menyangka kalau bisa menang mudah. Karena kemarin DKI mainnya bagus banget. Ya, mungkin karena kita sudah benar-benar mempersiapkan diri dengan matang untuk bertemu DKI ini. Jadi sejak awal kami sudah atur kondisi untuk laga ini," katanya. 

Pelatih putra Jabar, Teddy Hidayat menambahkan bila permainan timnya di final berbeda dengan di babak semi final pada saat melawan Jateng. Di semi final, menurut dia, beban pemainnya lebih berat. 

"Tapi di final ini bebannya seperti sudah lepas, makanya mainnya jadi lebih enak," tuturnya.

Kekuatan DKI, menurut dia, sudah diperhitungkan sebelumnya. Karena sempat latih tanding dengan DKI dan menang, pada saat kekuatan Jabar belum komplit. Teddy pun melakukan evaluasi dari situ.

"Kita sudah tahu kekuatan DKI. Sebelumnya sempat sparring dengan mereka, saat kami belum komplit kekuatannya. Belum ada Dimas, Gunawan (Saputra), dan Delly (Dwi Putra Heryanto), masih pembentukan tim. Tapi, kita bisa menang lawan DKI. Saya evaluasi dari situ, lawan DKI di final akan lebih mudah karena kami sudah kenal karakter permainan mereka," ujar Teddy.***

Bagikan: