Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 20.3 ° C

Kejurnas Atletik 2019, Agus Prayogo Persembahkan Emas Kedua untuk Jawa Barat

Wina Setyawatie
PELARI jarak menengah Agus Prayogo mempersembahkan emas kedua untuk kontingen Jawa Barat di Kejurnas Atletik U-18, U-20, & Senior setelah naik podium tertinggi di nomor 10.000 meter senior putra pada perlombaan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab. Bogor, Selasa, 6 Agustus 2019.*/DOK PASI
PELARI jarak menengah Agus Prayogo mempersembahkan emas kedua untuk kontingen Jawa Barat di Kejurnas Atletik U-18, U-20, & Senior setelah naik podium tertinggi di nomor 10.000 meter senior putra pada perlombaan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab. Bogor, Selasa, 6 Agustus 2019.*/DOK PASI

JAKARTA, (PR).- Pelari jarak menengah dan jauh, Agus Prayogo mempersembahan emas kedua untuk Jawa Barat di Kejurnas Atletik U-18, U-20, & Senior setelah naik podium tertinggi di nomor 10.000 meter senior putra. Medali emas pertamanya di raih pada nomor 5.000 meter di hari pertama Kejurnas.

Agus mencatatkan waktu terbaiknya 29 menit 58,58 detik dalam final yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kab. Bogor, Selasa, 6 Agustus 2019. Melebihi Robi Syianturi dari Bangka Belitung yang berada di tempat kedua dengan selisih waktu 71,51 detik. Sementara di posisi ketiga ada Welman D. Pasaribu asal Sumatera Utara yang mencatatkan waktu 31 menit 24,11 detik.

Catatan waktu Agus tersebut otomatis meloloskannya ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020, sekaligus mempertahankan posisinya dalam pelatnas senior. Limit PON sendiri adalah 32 menit 10 detik dan limit pelatnas senior yakni 30 menit 36 detik.

Sayang, dia gagal memperbarui Rekornas atas namanya sendiri yang dibuatnya hampir sembilan tahun lalu. Saat ini Rekornas di nomor ini adalah 29 menit 25,77 detik.

Meski tidak mampu memecahkan rekornya sendiri, Agus tetap mengaku dirinya cukup puas bila melihat dari catatan waktu. Karena menurutnya, ini sesuai dengan 'timeline' programnya untuk menuju SEA Games 2019 akhir tahun ini di Filipina.

"Dari segi waktu sih masih memuaskan. Karena memang tidak mau terlalu dipaksakan. Peak tetap harus di SEA Games. Ini sesuai dengan perhitungan dan program persiapan menuju SEA Games akhir tahun ini," ujarnya.

Dia menilai di tahun ini, pada nomor 10.000 meter persaingannya cukup bagus. Hal itu, menurutnya bisa dilihat dari tidak terlalu jauh selisih waktu yang dicatatkan di 3-4 posisi teratas.

"Tapi bila dibandingkan dengan nomor 5.000 meter, masih kalah. Karena di level nasional di 5.000 meter tahun ini sangat ketat," tuturnya. 

Untuk regenerasi Jawa Barat sendiri khususnya di nomor-nomor spesialisnya tersebut, Agus melihat bahwa sudah berjalan dengan cukup baik. Karena di Kejurnas kali ini sudah ada pelari remaja yang bisa menyumbang medali.

"Jadi patokannya itu bisa dilihat dari medali. Tahun ini, di nomor jarak menengah kalau dilihat sudah cukup banyak pelari remaja Jabar yang bisa menyumbangkan medali. Cukup berbeda dari Kejurnas tahun lalu yang masih sedikit," tuturnya.***

Bagikan: