Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 24.7 ° C

Pelatih Sriwijaya FC Ungkap Penyebab Gagal Menang Kontra Bandung United

Abdul Muhaemin
PELATIH Sriwijaya FC Kas Hartadi.*/ABDUL MUHAEMIN/PR
PELATIH Sriwijaya FC Kas Hartadi.*/ABDUL MUHAEMIN/PR

BANDUNG, (PR).- Tim kuat Sriwijaya FC ditahan imbang tuan rumah Bandung United di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Senin 5 Agustus 2019 dalam lanjutan LIiga 2 musim 2019.

Sriwijaya FC yang menjadi tim unggulan di wilayah Barat sebenarnya telah unggul 0-2 dari tuan rumah berkat gol Ahmad Ihwan di menit 34 dan 36. Namun kemenangan Sriwijaya FC yang sudah di depan mata pupus pada akhir babak kedua.

Penyerang Bandung United Mohammad Rezam Baskoro berhasil menjadi pahlawan usai dua golnya di penghujung laga menyelamatkan Bandung United dari kekalahan. Rezam mampu mencetak gol di menit 82 dan lewat tendangan pinalti di menit 93.

Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengungkapkan bahwa timnya telah menguasai pertandingan seja enit awa. Bandung United tidak mampu mengembangkan permainan dan hanya melakukan serangan balik saja.

Namun Ambrizal, dkk. gagal mempertahankan keunggulan hingga usai, Lantaran ketika Bandung United mencetak gol pertama, pemain-pemain Sriwijaya FC langsung kehilangan konsentrasi dan hilangnya disiplin menerapkan taktik.

"Pertandingan sore tadi berjalan bagus kita kurang beruntung saja. Sudah menguasai pertandingan dari menit awal. Kita sudah tahu permainan Blitar Bandung United. Ketika kemasukan menit 80 konsentrasi pemain mulai hilang. Disiplin dan kepercayaan diri juga hilang," ujarnya.

Selain itu, dia juga turut menilai bahwa pergantian pemain yang dia terapkan tidak berlangsung efektif. Lantaran pemain-pemain yang tampil sudah cukup bagus malah dia tarik keluar dan akhirnya berakibat pada permainan tim yang menurun. 

"Banyak pemain yang cedera, kita sudah ganti pemain-pemain yang tua. Ada yang bukan posisinya juga. Yongki bukan di posisinya juga. Jadi dengan di menit 80 terjadi gol, disiplin dalam menerapkan taktik hilang," ujarnya.***

Bagikan: