Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Cerah berawan, 21 ° C

Bandung United Dipermalukan Perserang

Irfan Subhan
PEMAIN Bandung United,  Samsul Muhidin Pelu (kiri) dijegal pemain pemain PERSERANG, Didik Ariyanto  pada pertandingan Liga 2 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 1 Agustus 2019. Dalam laga tersebut skor sementara  skuad anak asuh Liestiadi tertinggal 0-2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Bandung United, Samsul Muhidin Pelu (kiri) dijegal pemain pemain PERSERANG, Didik Ariyanto pada pertandingan Liga 2 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 1 Agustus 2019. Dalam laga tersebut skor sementara skuad anak asuh Liestiadi tertinggal 0-2.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Bandung United Dipermalukan oleh tamunya Perserang Serang tiga gol tanpa balas (0-3), pada pekan ke-9 Liga 2 2019, di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kamis, 1 Agustsu 2019. Ini merupakan kekalahan pertama di kandang yang diraih oleh Tantan dan kawan-kawan. 

Gagal mendapat poin di laga kandang membuat posisi Bandung Uniteb di klasemen sementara semakin terancam turun ke zona degradasi. Saat ini tim asuhan Liestiadi ini masih tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara wilayah barat dengan nilai nilai 5 hasil dari 1 kali menang, 2 kali imbang, dan 4 kali kalah.

Sementara bagi Perserang Serang ini merupakan kemenangan pertama di partai tandang, selain itu tim yang dilatih oleh Jaya Hartono tersebut naik ke Posisi tiga klasemen sementara dengan nilai 16 hasil dari 5 kali menang, 3 kali imbang, daa 1 kali kalah.

Jalannya pertandingan yang disaksikan oleh kurang lebih 500 penonton ini berlangsung menarik sejak babak pertama. Bandung United yang bermain di kandang mencoba menekan lawan melalui serangan cepat dari sisi kanan lapangan. 

Namun, dari tiga kali peluang yang ada mereka gagal memanfaatkannya dengan baik. Sebaliknya Perseranb bisa bermain tenang, mereka lebih banyak memanfaatkan serangan cepat dari tengah lapangan

Hasilnya, pada menit ke-32 Perserang bisa unggul lebih dahulu melalui gol yang dilesakan oleh Agung Supriyanto setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Bandung United, skor pun berubah menjadi 1-0 dan bertahan sampai babak pertama usai. 

Memasuki babak kedua Bandung United kembali mencoba melakukan penetrasi melalui umpan bola lambung. Namun, meski bisa masuk ke dalam pertahanan lawan pemain belakang Perserang lebih sigap untuk menghalau bola. 

Menit ke-51 Perserang justru bisa menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Dudik Ariyanto setelah memanfaatkan serangan cepat dan bisa memanfaatkan celah kosong di lini pertahanan Bandung United. 

Tertinggal dua gol membuat para pemain Bandung United mencoba bangkit, tetapi Perserang kali ini semakin menekan dan bahkan mampu mencetak gol ketiganya yang disumbangkan oleh Hari Habrian pada menit ke-73.

Menit ke-85 Perserang harus bermain dengan 10 pain setelah penjaga gawangnya Galih Firmansyah harus keluar karena mendapat akumulasi kartu kuning oleh wasit Heri Sulistyo asal Jawa Tengah. Namun, peluang itu tidak bisa dimanfaatkan oleh Bandung United hingga skor 3-0  untuk Perserang bertahan sampai pertandingan berakhir. 

Pelatih Bandung United Liestiadi mengatakan, dirinya mengaku kecewa dengan hasil yang diraih oleh timnya karena ada beberapa pemain yang tidak jujur dan mengatakan jika kondisi fisiknya belum fit untuk pertandingan ini. "Kiper kita juga beberapa kali melakukan kesalahan dalam mengantisipasi bola dan komunikasi dengan pemain lainnya. Selain itu keluarnya Fafa membuat pertahanan menjadi lemah. Gol pertama dan ketiga lawan berasal blunder dari pemain belakang dan penjaga gawang,"ucapnya. 

Liestiadi mengatakan, beberapa pemainnya juga tampil kurang maksimal. Mungkin, dari akibat ekpektasi yang terlalu tinggi untuk meraih kemenangan di pertandingan kandang ini sehingga mereka bermain kurang maksimal. 

Sementara itu pelatih Perserang Serang Jaya Hartono mengatakan, dirinya sangat bersyukur karena bisa mencapai target bisa meraih poin di kandang lawan. "Kemarin saya katakan kita ingin mencuri poin bisa banyak atau sedikit. Ternyata hasilnya bisa curi poin banyak dan itu sesuai harapan kami,"ungkapnya. 

Meski secara permainan tidak sebaik saat menghadapi Persita Tangerang lalu, mantan pelatih Persib ini mengaku pemainnya bisa menjalankan strategi dengan baik dan bisa menguasai jalannya pertandingan di babak pertama dan babak kedua. 

"Di menit pertama kami gunakan untuk membaca situasi, setelah itu di 15 menit ke atas kami mulai build up dan menyerang dari segala sisi dan bisa membaca kelemahan dari lawan sehingga akhirnya kami bisa menciptakan gol pertama di babak pertama," tuturnya.***

Bagikan: