Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah, 28.3 ° C

Indonesia Rebut Dua Gelar Juara di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019

Wina Setyawatie
PASANGAN Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari mengamankan gelar juara ganda campuran di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah, Feng Yan Zhen-Lin Fang Ling dalam skor ketat 16-21, 22-20, 22-20 di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Minggu, 28 Juli 2019.*/DOK HUMAS PBSI
PASANGAN Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari mengamankan gelar juara ganda campuran di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah, Feng Yan Zhen-Lin Fang Ling dalam skor ketat 16-21, 22-20, 22-20 di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Minggu, 28 Juli 2019.*/DOK HUMAS PBSI

SUZHOU, (PR).- Indonesia sukses membawa pulang dua gelar juara dari Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior (AJC) 2019. Dua gelar itu datang dari ganda campuran dari pasangan Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari serta ganda putra di mana Leo kali ini berduet dengan Daniel Marthin.

Dengan tambahan dua emas ini, Indonesia sukses mengumpulkan dua medali emas dari perorangan dan satu perak dari nomor beregu di AJC 2019. Pencapaian ini memperbaiki prestasi tahun 2018 di mana Indonesia hanya memperoleh satu emas dan tiga perunggu dari nomor perorangan.

Bertanding di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Minggu, 28 Juli 2019, Leo-Indah mengamankan satu gelar lebih dulu setelah mengalahkan wakil tuan rumah Feng Yan Zhen-Lin Fang Ling. Butuh perjuangan selama 79 menit, sebelum akhirnya unggulan pertama ini sukses menaklukan lawannya dalam skor ketat 16-21, 22-20, 22-20.

EKSPRESI kemenangan pasangan Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari yang mengamankan gelar juara ganda campuran di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah, Feng Yan Zhen-Lin Fang Ling dalam skor ketat 16-21, 22-20, 22-20 di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Minggu, 28 Juli 2019.*/DOK HUMAS PBSI

Kemenangan tersebut semakin menahbiskan dominasi pasangan Indonesia tersebut atas lawannya. Mengingat di tiga pertemuan sebelumnya, Leo-Indah sementara unggul 2-1 dalam rekor kemenangan. 

"Alhamdulillah, kami bersyukur hari ini bisa menang dan mempertahankan gelar untuk Indonesia. Dari awal, kami memang ingin ada yang naik ke podium dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya, entah kami atau ganda putra. Apalagi, keluarga di rumah juga menonton, jadi kami di pertandingan ini ingin memperlihatkan permainan yang maksimal," kata Indah sesuai rilis PBSI.

Laga final cukup dramatis dengan tekanan dari lawan

Laga final ganda campuran ini berjalan cukup dramatis. Leo-Indah mengawali dengan tekanan besar dari lawan. Sempat tertinggal 0-7, tapi Leo-Indah berhasil mengejar ketertinggalan. Sayang, belum ada celah untuk merebut kemenangan. 

Di gim kedua, permainan semakin ketat. Masih terus di bawah tekanan Feng-Lin, Leo-Indah berusaha untuk keluar. Bahkan ketika tertinggal 18-20, mereka tidak menyerah. Mereka pun mampu bangkit dan merebut empat poin terturut-turut untuk menutup permainan dengan kemenangan. 

Di gim penentuan, permainan sempat ketat di awal, namun Leo-Indah mampu membawa keunggulan 15-9. Namun permainan kembali tegang saat lawan justru mampu menambah enam poin berturut-turut dengan mudah. Sempat terjadi jus, beruntung Leo-Indah mampu mengatasi poin-poin kritis dan akhirnya kembali memetik kemenangan. 

PASANGAN Leo Rolly Carnando-Indah Cahya Sari mengamankan gelar juara ganda campuran di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah, Feng Yan Zhen-Lin Fang Ling dalam skor ketat 16-21, 22-20, 22-20 di Suzhou Olympic Sports Center, Tiongkok, Minggu, 28 Juli 2019.*/DOK HUMAS PBSI

"Di awal kami akui kalah start, jadinya tertekan lawan terus. Leo juga belum dapat feeling mainnya. Baru di gim kedua, perlahan kami mulai menemukan ritmenya. Di poin kritis saat tertinggal 18-20, kami berusaha main yakin saja. Tidak berpikir soal poin, yang penting aman dulu. Di gim penentuan, juga kami tidak menyangka bisa dapat poin terakhir. Karena posisinya sudah sulit," kata Indah. 

Leo pun kembali mempersembahkan medali emas kedua di ganda putra bersama Daniel. Pasangan itu sukses menumbangkan unggulan pertama Di Zi Jian-Wang Chang, juga dari Tiongkok. Sama dengan di ganda campuran, Leo juga harus bekerja keras selama 50 menit lebih untuk bisa memetik kemenangan 21-9, 15-21, 21-19 atas lawannya. 

Kemenangan tersebut membuat rekor pertemuan mereka kini menjadi kembali imbang 2-2. Sebelumnya, Leo-Daniel sedikit tertinggal setelah pertemuan di Germany Open 2019 dan Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2018, mereka kalah. Di pertemuan terakhir mereka, sebelum di AJC ini, tepat di Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix 2019, Leo-Daniel baru sukses menumbangkan Di-Wang dua gim langsung.***

Bagikan: