Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sedikit awan, 25.3 ° C

Jadi Ajang Pembinaan, Turnamen Tenis Piala Rektor ITB Digelar Agustus 2019

Irfan Subhan
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Jawa Barat digandeng oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dan persatuan tenis Ganseha untuk mengadakan Turneman Tenis Piala Rektor ITB Antar Mahasiswa Se-Indonesia, yang akan didadakan pada tanggal 3-7 Agustus 2019.*/IRFAN SUBHAN/PR
Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Jawa Barat digandeng oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dan persatuan tenis Ganseha untuk mengadakan Turneman Tenis Piala Rektor ITB Antar Mahasiswa Se-Indonesia, yang akan didadakan pada tanggal 3-7 Agustus 2019.*/IRFAN SUBHAN/PR

BANDUNG, (PR).- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Jawa Barat digandeng oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) dan persatuan tenis Ganesha untuk mengadakan Turneman Tenis Piala Rektor ITB Antar Mahasiswa Se-Indonesia. Turnamen ini akan didadakan pada 3-7 Agustus 2019.

Berbeda dengan kejuaraan sebelumnya, untuk turnamen tahun ini juga diadakan turnamen junior. Hal itu dilakukan sebagai bagian pembinaan serta regenerasi atlet tenis di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

“Kami sangat mengapresiasi dengan digandengnya Pengprov Pelti Jabar untuk menyelenggarakan turnamen ini. Karena menggandeng Pelti, maka mulai tahun ini juga akan diadakan turnemen tenis junior,” tutur Ketua Pelti Jabar, Wawan Gunawan Abdul Kadir, di lapangan tenis Saraga ITB, Selasa, 23 Juli 2019.

Wawan mengatakan, turnamen tenis piala Rektor ITB ini merupakan yang ketiga kali, setelah yang pertama diadakan pada tahun 2017 dan kedua di tahun 2019  “Pelti Jabar tentu sangat concern kepada pembinaan atlet. Untuk nomor yang dipertandingkan di turnamen junior, mulai dari kelompok usia 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, dan 16 tahun,” katanya.

Wawan mengatakan, untuk target peserta di tahun ini diharapkan melebihi tahun sebelumnya yang diikuti sebanyak 15 perguruan tinggi di Indonesia. Pelti Jabar juga telah mengirimkan undangan kepada pengprov dan pengcab Pelti serta klub-klub tenis di Indonesia untuk turut berpartisipasi.

“Dulu sebelum dinamakan turnamen Piala rektor ITB, turnamen ini bernama piala ikatan alumni ITB. Kalau ITB ingin terlibat jangan hanya alumni, tetapi mahasiswa juga sehingga turnamen ini menjadi salah satu pembinaan di antara atlet tenis mahasiswa,”ujarnya.

Untuk turnamen tenis antarmahasiswa ini, khusus diikuti oleh mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia, karena sebelumnya ada beberapa perguruan tinggi dari luar negeri ingin ikut berpartisipasi.

“Surat undangan telah dikirim langsung ke rektor-rektor perguruan tinggi di Indonesia, sempat ada mahasiswa dari luar negeri ingin ikut turnamen ini. Namun, terpaksa kita tolak karena untuk sementara peserta hanya bisa diikuti oleh mahasiswa dari Indonesia saja,” ucapnya.

Wawan mengatakan, saat ini pelti Jabar juga sedang menyiapkan para atletnya untuk menghadiri Pekan Olahraga Naisonal (PON) XX/2020 di Papua nanti. Pelti Jabar pun bertekad bisa menyumbangkan medali emas di event tersebut, demi memberikan andil untuk mempertahankan Jabar Kahiji.

Selain itu proses regenerasi atlet juga terus dilakukan, mengingat Jawa Barat merupakan salah satu provinsi paling produktif di Indonesia yang banyak menyumbangkan atlet berprestasi di ajang nasional dan internasional.

“Ini juga merupakan bagian dari visi dan misi Pelti Jabar untuk melakukan pembinaan para atlet baik junior maupun senior. Regenerasi atlet juga kita perhatikan, salah satunya adalah melalui turnamen tenis ini, untuk melihat sejauh mana program pembinaan yang telah dilakukan oleh klub dan pengcab,” tuturnya.***

Bagikan: