Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Pasangan Unggulan Tiongkok Zheng Si Wei - Huang Ya Qiong Rebut Gelar Ganda Campuran Blibli Indonesia Open 2019

Wina Setyawatie
UNGGULAN pertama Tiongkok, Zheng Si Wei-Huang Ya Qiong, membawa pulang gelar juara ganda campuran Blibli Indonesia Open 2019. Dia mengalahkan kompatriotnya Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping dengan skor 21-13, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.*/DOK DJARUM
UNGGULAN pertama Tiongkok, Zheng Si Wei-Huang Ya Qiong, membawa pulang gelar juara ganda campuran Blibli Indonesia Open 2019. Dia mengalahkan kompatriotnya Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping dengan skor 21-13, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.*/DOK DJARUM

JAKARTA, (PR).- Unggulan pertama tim Tiongkok, Zheng Si Wei-Huang Ya Qiong, keluar sebagai juara baru ganda campuran pada Blibli Indonesia Open 2019. Sebelumnya, Tiongkok sudah memastikan gelar di sektor ini setelah menciptakan all Chinese finals di partai puncak yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.

Zheng-Huang naik podium setelah menang dua gim langsung 21-13, 21-18 atas Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping. Final ini merupakan partai ideal karena mempertemuan unggulan pertama dan kedua.

Pencapaian Tiongkok di sektor ini pada edisi 2019 memang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, Tiongkok bahkan tidak bisa meloloskan wakilnya ke partai final. Final 2018 mempertemukan wakil Indonesia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir dengan Chan Peng Soon-Goh Liu Ying dari Malaysia. 

Zheng Si Wei akui peluang kemenangan besar karena tidak ada Tontowi-Liliyana

EKSPRESI kemenangan Zheng Si Wei (kanan) pada pertandingan fnal. Unggulan pertama Tiongkok, Zheng Si Wei-Huang Ya Qiong, membawa pulang gelar juara ganda campuran Blibli Indonesia Open 2019. Dia mengalahkan kompatriotnya Wang Yi Lyu-Huang Dong Ping dengan skor 21-13, 21-18 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.*/ANTARA FOTO

Zheng mengatakan, ia menilai permainan mereka di final ini sangat bagus, karena persiapan mereka pun juga bagus. Suasana di Istora pun dinilai mereka sangat membantu meningkatkan permainan. Tidak adanya Liliyana Natsir yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad lagi, kata dia, telah membantu mereka untuk merebut juara di tahun ini.  

"Kami bermain sangat bagus hari ini, karena persiapannya juga sangat oke. Suasana di Istora juga sangat membantu permainan di lapangan, jadi tambah semangat. Jadi rasanya kami bermain dengan baik. Peluang menang di sini lebih besar, karena Tontowi-Liliyana sudah tidak main. Kalau keduanya main di Indonesia performanya selalu bagus. Jadi peluang kami lebih besar tanpa mereka," ucapnya. 

Huang menyatakan, ia pun mengaku senang karena ini merupakan gelar kedua mereka yang diraih di Indonesia. Sebelumnya, mereka meraih gelar pada Indonesia Master 2019 lalu.

"Tentu senang. Karena dua kali datang, dua kali juara. Ini akan jadi modal besar kami untuk ke depannya. Karena turnamen BWF Super 1000 itu poinnya sangat tinggi, jadi dengan poin dari turnamen seperti ini akan lebih mudah untuk kami merebut gelar di turnamen lainnya," tambahnya.***

Bagikan: