Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Umumnya berawan, 20 ° C

Manny Pacquiao Menang Angka Atas Thurman, Jadi Pemenang Tertua

Yusuf Wijanarko
Manny Pacquiao memukul wajah Keith Thurman dalam pertarungan keals WBA welter weight di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Minggu 21 Juli 2019 waktu Indonesia. Manny Pacquiao menang angka dalam pertarungan itu.*/REUTERS
Manny Pacquiao memukul wajah Keith Thurman dalam pertarungan keals WBA welter weight di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Minggu 21 Juli 2019 waktu Indonesia. Manny Pacquiao menang angka dalam pertarungan itu.*/REUTERS

LAS VEGAS, (PR).- Petinju Filipina Manny Pacquiao meraih gelar WBA kelas welter super usai menang angka atas Keith Thurman di MGM Garden Arena, Minggu 21 Juli 2019 waktu Indonesia.

Pertarungan dua petinju yang terpaut usia 10 tahun tersebut berlangsung sengit sejak ronde pertama. Jual beli pukulan langsung terjadi. Bahkan, dua pukulan beruntun dari Manny Pacquiao sempat membuat Thurman mencium kanvas. Namun, Keith Thurman bangkit dan meneruskan pertarungan.

Setelah melalui 12 ronde, Manny Pacquiao dinyatakan menang melalui keputusan juri. Juri Glenn Feldman memberikan angka 114-113 untuk keunggulan Keith Thurman sedangkan Dave Moretti dan Tim Cheatham memberikan angka sama, 115-112 untuk Manny Pacquiao.

Kemenangan Manny Pacquiao sekaligus menghadiahkan kekalahan perdana bagi Keith Thurman, yang sebelumnya memenangi 29 pertarungan dengan catatan 22 kali menang KO. Sementara, Manny Pacquiao menang 61 kali dengan catatan 39 menang KO serta 7 kekalahan dan 2 kali imbang.

Seusai pertarungan, Manny Pacquiao mengakui kehebatan Keith Thurman. Dengan merendah petinju filipina itu mengatakan bahwa ia sedikit mendapat keberuntungan.

"Saya diberkati malam ini. Dia petinju yang baik, dia kuat," kata Manny Pacquiao seperti dilaporkan Antara.

Dia menjadi pemegang tertua gelar kelas welter super dalam sejarah tinju. Petinju 40 tahun itu berencana bertarung lagi pada 2020 melawan pemenang pertarungan 28 September antara Errol Spence Jr. dan Shawn Porter.***

Bagikan: