Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Umumnya berawan, 25 ° C

PRSI Jawa Barat Jaring Atlet untuk PON 2020

Arif Budi Kristanto
PEMAIN Water Polo Cakalang bersiap melempar bola saat bertanding dengan tim Junior Aquatic Sport Garut pada kejuaraan Polo Air Junior di Gelanggang Renang Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu, 20 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Water Polo Cakalang bersiap melempar bola saat bertanding dengan tim Junior Aquatic Sport Garut pada kejuaraan Polo Air Junior di Gelanggang Renang Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu, 20 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Lambatnya regenerasi atlet menjadi problem tersendiri dalam pembinaan prestasi polo air Jawa Barat. Dalam upaya perbaikan regenerasi atlet sekaligus menjaring bibit potensial untuk PON XXI 2024, Pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat menggelar Kejuaraan Daerah Polo Air kelompok umur 15 tahun di Kolam Renang prestasi Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Sabtu, 20 Juli 2019 sampai Minggu, 21 Juli 2019.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Yan Yanuar mengatakan, setelah sebelumnya menggelar kejuaraan daerah Ku-17 tahun, kejuaraan polo air KU-15 ini adalah yang pertama kali digelar di Jawa Barat. "Ini agenda resmi program pembinaan polo air,  yang pertama dan mudah-mudahan rutin.Kami jadikan ini pemasalan atlet polo air, proses regenerasi. Minimal bisa kita harapkan untuk PON 2024," kata Yan saat ditemui di sela-sela kejuaraan. 

Kejura Polo Air Jawa Barat KU-15 2019 ini diikuti oleh delapan tim. Dua tim berasal dari Kota Bandung, dua tim dari Kabupaten Garut, masing-masing 1 tim dari Purwakarta, Pangandaran, dan Kabupaten Bandung Barat, serta satu tim eksebisi yang merupakan gabungan atlet dari sejumlah daerah. "Satu tim rata-rata 13 atlet. Karena jumlah atletnya masih minim, sementara ini masih dicampur (putra dan putri) nomornya. Kami juga memodifikasi peraturan resmi. Ke depan, akan dipisah putra dan putri," ujarnya. 

Yan menambahkan, belum ada jenjang ke level yang lebih tinggi untuk juara dari ajang ini. Namun, para atlet potensial dari kejuaraan ini memungkinkan untuk dimasukkan ke kelompok umur di atasnya dan dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional. "Pada September nanti ada kejurnas U-18. Sebenarnya kerangka timnya sudah terbentuk dari hasil kejuda KU-17. Tapi, kami juga akan pantau dari  kejuaraan ini. Kalau ada yang menonjol, akan kami masukkan ke kerangka tim itu," ujar Yan yang juga merupakan Komisi Teknik PRSI Jabar.

Sementara itu dari arena pertandingan, tim Priangan Water Polo Bandung (PWP)  memimpin babak penyisihan Grup B setelah meraih dua kemenangan dan sekali kekalahan.  Kalah 5-9 dari tim Eksebisi, PWP secara beruntun mengalahkan PRI Aqualux Garut 12-3 dan Pesona Pangandaran SC 17-6. Dari penyisihan Grup A, Tirtamerta Water Polo Bandung meraih dua kemenangan beruntun, yakni 15-2 atas PRSI Purwakarta Sthira Yudha dan 14-3 atas WPC Kabupaten Bandung Barat. 

"Kejuaraan memakai sistem setengah kompetisi. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan maju ke semifinal. Babak semifinal hingga final akan digelar Minggu," ujarnya.***

Bagikan: