Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Langit umumnya cerah, 16.3 ° C

Kevin-Marcus Menang Meyakinkan, Hendra-Ahsan Lewati Hadangan Ganda Jerman

Wina Setyawatie
HENDRA Setiawan-Mohamad Ahsan.*/PBSI
HENDRA Setiawan-Mohamad Ahsan.*/PBSI

Tiga Ganda Putra Indonesia Lolos ke Perempat Final


JAKARTA, (PR).- Sektor ganda putra menempatkan wakil terbanyak di perempat final Blibli Indonesia Open 2019. Ada tiga pasangan unggulan Indonesia yang melangkah setelah melewati babak kedua dengan mulus. 

Dibandingkan sektor lainnya, sektor ini memang menjadi andalan karena selalu bisa meloloskan wakil hingga babak semi final. Sementara di sektor lainnya, seperti tunggal putra dan ganda campuran satu satu wakil saja yang tersisa. Bahkan di tunggal putri, Indonesia sudah kehilangan wakil. 

Di ganda putra, unggulan keempat, Hendra Setiawan-Mohamad Ahsan maju lebih dulu ke "8 Besar" setelah sukses melewati hadangan wakil Jerman Mark Lamsfuss-Marvin Seidel. Mereka menang dua gim langsung 21-16, 21-17. 

Langkah mereka diikuti oleh juniornya, Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon yang diunggulan di posisi teratas. Kevin-Marcus dengan meyakinkan menang 21-15, 21-14 atas ganda India, Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty.

Terakhir ada Fajar Alfian-Muhammad Rian Adianto yang menyusul setelah menang 21-12, 21-11 atas pasangan Taiwan, Liao Min Chun-Su Ching Heng. Ini merupakan kemenangan ketiga Fajar-Rian dari lima pertemuan. 

Dibandingkan laga pertama mereka, Kevin-Marcus yang menjadi andalan mengaku bermain lebih baik di babak kedua ini. Bila sebelumnya, mereka masih cukup kaget dengan perputaran angin di lapangan, kali ini mereka bisa lebih mengontrol.

"Hari ini main lebih baik dari kemarin. Kami lebih siap dengan kondisi apapun di lapangan. Baik dari shuttlecock maupun kondisi perputaran angin. Saya rasa kami main cukup baik," tukas Kevin. 

Di pertandingan kemarin, Kevin-Marcus memang mendominasi permainan secara keseluruhan. Namun, di gim pertama, terutama di awal permainan memang dinilai Marcus cukup sengit. Dua kali lawan mampu menyamakan kedudukan 11-11 dan 12-12.

"Di awal, terutama di awal paruh kedua gim pertama, kami masih berusaha mencari kontrol bola. Tapi akhirnya bisa ambil permainan dan lebih banyak menyerang. Tidak banyak mati sendiri kali ini," tambah Marcus. 

Lawan sendiri, meski secara rangking selisihnya jauh, mereka tetap dinilai Kevin-Marcus punya serangan yang bagus. Terutama secara "power".

Sayang, kesuksesan mereka gagal diikuti oleh Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira-Ade Yusuf Santoso. Mereka lagi-lagi harus mengakui keunggulan ganda putra Jepang, Hiroyuki Endo-Yuta Watanabe dengan skor 17-21, 21-16, 17-21. Di pertemuan sebelumnya di Badminton Asia Championship 2019 kemarin, Wahyu-Ade takluk dalam dua gim. 

"Pasti kecewa karena di gim ketiga harusnya bisa ambil karena kita sempat unggul dan mainnya enak, sayang malah tersusul oleh lawan. Kita kurang tahan dan lawan mainnya asal masuk dulu. Pasangan Jepang ini pertahannya bagus sekali, dan mereka tidak gampang mati sendiri," ucap Ade.***
 

Bagikan: