Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian cerah, 21 ° C

Jadi Uji Coba SEA Games, Agus Prayogo Menjuarai Milo Jakarta International 10K 2019

Wina Setyawatie
SELEBRASI sederhana pelari nasional asal Jawa Barat, Agus Prayogo, saat memasuki garis finis Milo Jakarta International 10K 2019, kategori nasional putra  di Kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2019. Dia merebut podium tertinggi usai menjadi yang tercepat dalam waktu 30 menit 48 detik.*/WINA SETYAWATIE/PR
SELEBRASI sederhana pelari nasional asal Jawa Barat, Agus Prayogo, saat memasuki garis finis Milo Jakarta International 10K 2019, kategori nasional putra di Kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2019. Dia merebut podium tertinggi usai menjadi yang tercepat dalam waktu 30 menit 48 detik.*/WINA SETYAWATIE/PR

JAKARTA, (PR).- Pelari jarak jauh, Agus Prayogo, kembali menguasai podium di Milo Jakarta International 10K. Ia meraih gelar juara dalam 10 KM nomor nasional putra, yang merupakan gelar keduanya di lomba lari ini setelah diraih pada 2017.

Sempat absen tahun lalu, Agus sukses comeback di tahun 2019. Bahkan, dia mencatatkan waktu lebih baik dibandingkan pencapaiannya dua tahun lalu.

Kali ini, dia mengoleksi waktu 30 menit 48 detik, lebih cepat 1 menit 40 detik dari posisi kedua yang ditempati Robi Syanturi. Bahkan, catatan waktu Agus melebihi rekan se-pelatnas-nya, Atcong Tio, dengan waktu 32 menit 49 detik. 

Juara tahun lalu, Ridwan, kali ini tidak mampu berbicara banyak. Dia hanya finis di posisi ke lima dengan hasil waktu 33 menit 14 detik.

Bagi Agus, perlombaan ini merupakan salah satu tryout-nya menuju SEA Games 2019. Agus memilih memfokuskan diri ke SEA Games usai perubahan regulasi pada nomor jarak jauh untuk Olimpiade Tokyo 2020. Olimpiade 2020 tidak lagi memberlakukan limit B untuk nomor jarak jauh ini. 

"Jadi hanya limit A yang bisa lolos kualifikasi Olimpik. Sementara setelah dihitung, peluang saya untuk lolos sangat tipis, karena catatan waktunya masih cukup jauh dengan limit," katanya usai perlombaan di Kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2019.

Untuk limit A, Tokyo memberlakukan minimal limit 2 jam 11,30 menit. Sementara, catatan waktu Agus sendiri saat ini masih 2 jam 21,09 detik. Menurutnya, waktunya terlalu pendek untuk bisa menembus limit A. 

ASEAN.*/REUTERS

Pada SEA Games nanti, Agus akan turun di tiga nomor jarak jauh, 5.000 meter, 10.000 meter, dan marathon. Namun, dia menargetkan bisa membawa pulang medali dari nomor 10.000 meter. 

Dari uji cobanya di Gold Coast Australia Marathon, di mana Agus ikut dalam kategori 21 km, dia menghasilkan waktu 1 jam 06,27 menit. Raihan itu lebih baik dari tahun sebelumnya hingga Agus pun menilai cukup optimistis bisa mempertahankan medali emasnya di SEA Games nanti. Pada SEA Games 2017 di Singapura, waktu yang dihasilkannya adalah 30 menit 22,26 detik.

"Kalau melihat dari waktu, hasil tryout sudah melampaui dari rekornas sebelumnya 1 jam 07,17 detik (dibuat di Singapore Armi Half Marathon 2009). Tinggal meningkatkan performa jelang SEA Games nanti. Saya cukup optimistis bisa emas," kata pelari kelahiran Bogor tersebut. 

Hasil beberapa kategori Jakarta International 10K

Hasil lainnya di Jakarta International 10K, antara lain kategori domestik putri, Odekta Elvina Naibaho sukses mempertahankan gelar juaranya. Dia sukses memperbaiki catatan waktunya, yaitu lebih cepat 0,78 detik dari catatan tahun lalu 37 menit 03 detik. Dia melewati empat rivalnya, Pretty Sihite (37 menit 05 detik) di tempat kedua, dan selanjutnya Yulianingsih (37 menit 17 detik), Triya Ningsih (37 menit 57 detik), dan Meri M. Paijo (39 menit 11 detik). 

Di kategori 10K internasional putra, pelari asal Kenya, Joseph Mwangi Ngare, menjadi pelari tercepat setelah menghasilkan waktu 29 menit 41 detik. Sedangkan, pada kategori 10K Open International Putri, Novita Andriyani asal Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 41 menit 58 detik.***

Bagikan: