Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 20.3 ° C

Target Empat Poin, Bandung United Siap Hadapi Tur Sumatera

Irfan Subhan
PEMAIN Bandung United saat membawa bola dalam laga kontra PSPS Riau, Selasa, 2 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN Bandung United saat membawa bola dalam laga kontra PSPS Riau, Selasa, 2 Juli 2019.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Bandung United menargetkan raih minimal empat poin saat melakoni tiga pertandingan menghadapi tim asal Sumatera yaitu Babel United, PSMS Medan, dan Persiraja Banda Aceh, pada lanjutan kompetisi Liga 2  2019.

Pelatih Bandung United Liestiadi mengatakan, selama menjalani tur Sumatera dirinya telah menyiapkan tim dengan maksimal. Listiadi akan membawa sebanyak 22 dari 26 pemain yang ada.  

“Yang penting bisa pulang membawa poin atau tidak kalah, lah. Rencana kita berangkat besok (Kamis), dan membawa 22 pemain. Biasanya kalau pertandingan away kita bawa 18 pemain, tetapi karena kita menghadapi tiga  pertandingan, kita bawa 22 pemain. Inginnya sih bawa semua pemain, tetapi setelah konsultasi dengan manajemen jadi bawa 22 pemain saja” tuturnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 10 Juli 2019.

Liestiadi mengatakan, kondisi pemain berada dalam keadaan fit, bahkan Bandung United bertekad mempertahankan tren positif setelah di pertandingan sebelumnya mengalahkan Persibat Batang dengan skor telak 4-0.

“Kondisi anak-anak bagus, kecuali Aziz yang kemarin cetak satu gol ada sedikit masalah hamstring, tapi waktu persiapan sebelum lawan Babel United masih cukup, sehingga diharapkan nanti tidak ada masalah, semua dalam kondisi bagus. Mudah-mudahan dalam pertandingan melawan Babel nanti di Tur Sumatra anak-anak dalam kondisi fit,” katanya.

Pelatih yang pernah menangani Persipura Jayapura dan Persib balikpapan ini menambahkan, selama masa persiapan, jajaran pelatih telah menyiapkan berbagai program latihan. Salah satunya adalah pengkondisian agar fisik pemain tidak drop.

Selain itu juga, Tantan dan kawan-kawan kembali diasah penyelesaian akhir termasuk naluri saat melakukan serangan dan bertahan, karena menghadapi tim asal Sumatera nanti akan identik dengan kecepatan dan kerasnya pertandingan.

“Tetap kita kan untuk menghadapi pertandingan berikutnya, ada evaluasi dari pertandingan sebelumnya, termasuk evaluasi latihan. Dan saya juga tadi melihat senang pemain cadangan yang menunjukkan progress yang bagus. Apabila ada pemain dari starting eleven kita kena akumulasi kartu atau cedera. kita gak pusing lagi karena penggantinya sudah hampir sama,” ujarnya.

Meski secara persiapan tim menghadapi Liga 2 ini sangat singkat, Liestiadi mengungkapkan jika para pemainnya sudah semakin padu dan memahami pola strategi serta taktik yang diterapkan di setiap pertandingan.

“Kekurangan tetap ada, karena mereka gabung dengan saya efektifnya itu baru 1 bulan, tapi karena mereka mau kerja keras dalam organisasi bertahan, kita benahi dan bagaimana membangun serangan kita benahi dan terakhir kita identifikasi karakter lawan kita, bagaimana bisa memahami taktik saya untuk meredam lawan supaya kita bisa meraih poin,”ucapnya.

Harus waspada

Dari tiga tim yang akan dihadapi nanti, Liestiadi mengungkapkan bahwa tim-tim tersebut tetap harus diwaspadai karena mereka bermain di kandang sendiri, sehingga memiliki motivasi lebih.

“Kita bukannya under estimate, yang paling kuat PSMS karena punya spirit yang luar biasa, spirit ini yang kita waspadai dan evaluasi pemain kita agar kita siap menghadapi lawan-lawan yang punya pressing dan tekanan suporter tinggi,”ungkapnya.

Pemain juga akan dihadapkan pada tur yang cukup panjang, karena berada di pulau Sumatera sekitar tiga pekan. Namun, hal itu tidak akan membuat para pemain jenuh karena pelatih telah menyusun program latihan, termasuk untuk pemulihan setelah pertandingan.

“Saya rasa kejenuhan gak ada, karena kita juga bikin program latihan dan ada recovery pemain. Kita juga buat suasana tim ini agar anak anak selalu happy. Jadi anak-anak tidak selalu di hotel, kita kasih kebebasan yang penting tim manajemen dan pelatih mencari formula supaya mereka tidak jenuh selalu semangat dalam bertanding,” tutur Liestiadi.*** 

Bagikan: