Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

NPCI Jawa Barat Gelar Kejurda untuk Seleksi Atlet Ajang Nasional

Arif Budi Kristanto
Paralimpik/DOK. PR
Paralimpik/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Gelar juara umum pada ajang Pekan Paralimpin Pelajar Nasional 2019 (Peparpenas) dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020 menjadi target yang dibidik National Paralympic Committe of Indonesia (NPCI) Jawa Barat. Untuk mempersiapkan kekuatan, NPCI Jabar menggelar kejuaraan daerah (kejurda) yang sekaligus menjadi arena seleksi pembentukan komposisi tim Jabar pada Peparpenas 2019 dan PON XIX 2019.

Sekretaris Umum NPCI Jabar Agung Fajar mengatakan, kejurda akan dimulai Selasa, 16 Juli 2019 dengan pembukaan di Lapangan Atletik Pajajaran. Kejurda akan mempertandingkan empat cabang olah raga, yakni atletik, tenis meja, renang, dan catur. Selain lapangan atletik Pajajaran, kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia, arena tenis meja di Cicendo, Wiyata Guna, dan Sekretariat Percasi Kota Bandung juga menjadi arena kejurda.

"Target kami pada kejurda ini adalah supaya tim pelatih dapat menemukan bibit-bibit baru untuk dibina  sebagai persiapan menghadapi Peparpenas dan Peparnas di Papua. Kami ingin menjaring atlet potensial untuk memperkuat tim Jawa Barat pada dua ajang itu, Peparpenas pada November 2019 dan Peparnas 2020. Apalagi pada Peparpenas 2019 ini kita ingin merebut gelar juara umum," kata Agung saat ditemui di Sekertariat NPCI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu, 10 Juli 2019.

Dia mengatakan, kejurda ini akan diikuti oleh ratusan atlet dari 12 pengurus cabang NPCI  kabupaten kota se-Jawa Barat. Menurut dia, akan ada tim monitoring yang khusus memantau performa maupun potensi para atlet sepanjang pelaksanan kejurda. 

"Pertimbangan dari tim monitoring juga akan jadi faktor dalam memilih atlet yang akan kita masukan ke tim pelatda Peparnas ataupun Peparpenas. Yang pasti, belum tentu peraih juara otomatis masuk tim pelatda, kita akan pertimbangkan pula potensi, peluang, klasifikasi disabilitas, dan faktor-faktor lainnya, bukan hanya hasil akhir," ujar Agung. 

Sementara itu Ketua Panitia Kejurda Seni Aprilianty mengatakan, kejurda ini tidak akan diikuti atlet senior anggota tim pemusatan latihan nasional. Dengan demikian, diharapkan para atlet junior maupun senior nonpelatnas dapat bersaing kompetitif menunjukkan performa terbaik.

"Atlet senior pelatnas sedang menjalani pemusatan latihan di Solo. Jadi yang ikut kejurda ini adalah atlet nonpelatnas. Persiapan sudah 80 persen, sudah matang. Kami harap kejurda bisa berlangsung lancar dan konpetitif supaya menghasilkan atlet-atlet terbaik," kata Seni.***

Bagikan: