Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 21 ° C

Timnas Pelajar U15 Juara Ketiga IberCup Estoril 2019

Deni Yudiawan
TIMNAS Pelajar U15 berhasil meraih peringkat ketiga IberCup 2019 kategori G usia 15 tahun di Estoril Portugal, Minggu, 7 Juli 2019 waktu setempat.*/DOK. TIMNAS U15
TIMNAS Pelajar U15 berhasil meraih peringkat ketiga IberCup 2019 kategori G usia 15 tahun di Estoril Portugal, Minggu, 7 Juli 2019 waktu setempat.*/DOK. TIMNAS U15

ESTORIL, (PR).- Tim Nasional Pelajar Usia 15 berhasil meraih peringkat ketiga IberCup 2019 kategori G usia 15 tahun di Estoril Portugal yang berlangsung sejak 1 Juli 2019. Hasil ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya yaitu 8 Besar. 

Kemenangan Timnas Pelajar U15 disambut hangat oleh sejumlah WNI yang berada di Portugal. Duta Besar Luara Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Portugal, Ibnu W. Wahyutomo bahkan menyaksikan langsung pertandingan mereka sejak penyisihan hingga semifinal.

Selama turnamen, tim yang menggelar pemusatan latihan di Kota Bandung dan Cimahi ini membukukan tiga kemenangan, satu kali draw, dan satu kali kalah. Sebelum melaju ke playoff, Timnas Indonesia bahkan menjadi juara grup. Tim yang dilatih mantan pemain nasional Aples Tecuari itu satu grup dengan Juventude AC, UD Valonguense, Gdm 9 de Abril de Trajouce (Portugal), dan Thiais FC (Prancis). Setelah melaju ke semifinal, Timnas kalah tipis oleh tim Promesas Del Norte (Spanyol) dengan skor 1-2. 

Selain manajer, pelatih, dan ofisial, tim membawa 20 pemain muda yang berasal dari berbagai pelosok Indonesia. Mereka menjalani proses pemusatan latihan selama dua bulan di Pusdikif Bandung dan Pusdikjas Cimahi. Sebelum bertolak ke Spanyol, tim bahkan diberi pengarahan dan diberi semangat oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan.

TIMNAS Pelajar U15 berhasil meraih peringkat ketiga IberCup 2019 kategori G usia 15 tahun di Estoril Portugal, Minggu, 7 Juli 2019 waktu setempat.*/DOK. TIMNAS U15

Membanggakan

Manajer Timnas Pelajar U15, Ray Manurung mengaku bersyukur dengan kemenangan itu. Ia bahkan bisa membuktikan bahwa dengan proses seleksi yang benar dan jujur sedari awal akan membentuk tim sepak bola yang tangguh. Selain itu, pengelolaan manajerial tim yang profesional akan membuat tim fokus semakin fokus terhadap target dan tujuan.

”Pesan Pak Gubernur sebelum berangkat ada dua hal untuk tim yaitu tim harus berdoa dan bekerja untuk mencapai keberhasilan. Tim kita hanya berlatih kurang dari dua bulan, sementara tim-tim lainnya berasal dari akademi-akademi sepak bola Eropa dan dunia yang sudah matang dan dibentuk bertahun-tahun. Dengan hasil juara ketiga ini membuktikan bahwa anak-anak bangsa kita adalah pemain yang hebat,” kata Ray dalam pesan instan yang diterima wartawan Pikiran Rakyat, Senin, 8 Juli 2019.

IberCup adalah Piala Dunia Remaja yang diikuti oleh 27 negara. Timnas Pelajar U15 berhasil lolos masuk ke semifinal. Selain Indonesia ada tim kuat dari Spanyol dan Amerika Serikat yang sama-sama lolos. Sementara dua tim tuan rumah Portugal (GDS de Cascais dan GD Estoril Praia) dikandaskan Indonesia di babak playoff dan perempat final.

Kehadiran Indonesia di IberCup Estoril 2019 menjadi perbincangan banyak pihak karena pencapaiannya yang mengejutkan. Menurut Ray, Direktur Academy Bristol Football Academy (Inggris) Patrick Williams bahkan mengaku tertarik dengan beberapa pemain Indonesia dan memberikan jempol untuk pemain-pemain Garuda muda.

Meski tak memboyong gelar juara pada turnamen itu, Ray mengaku bahwa pencapaian kali ini sudah luar biasa. Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sana. Selain titel juara, ada hal yang tak bisa dibantah yaitu ternyata anak-anak muda Indonesia ini memiliki mentalitas level dunia. ”Anak-anak bisa bermain dan melihat langsung seperti apa sepak bola modern yang dimainkan dengan pintar dan efektif. Ini pelajaran yang tak dapat dibeli,” kata Ray.

Setelah turnamen

Jarak kota Estoril ke ibu kota Portugal, Lisboa, sekitar 25 kilometer. Duta Besar Luara Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Portugal, Ibnu W. Wahyutomo, datang langsung ke lapangan dan menyaksikan langsung setiap pertandingan timnas di Estoril sejak penyisihan grup, playoff, hingga semifinal. Ia mengakui bahwa keberhasilan timnas secara langsung mengangkat nama Indonesia di tingkat dunia.

Sebanyak 19 pemain yang ikut serta ke turnamen itu beserta jajaran pelatih dan ofisial bertolak kembali ke tanah air, Minggu, 7 Juli 2019 waktu setempat dan diperkirakan akan tiba di Indonesia Selasa, 9 Juli 2019 pagi WIB. Yang menarik, satu pemain timnas akan mengikuti program latihan selama seminggu di Ajax Amsterdam. 

”Saya bersama beberapa ofisial akan mengunjungi sejumlah akademi sepak bola di Madrid, Barca, Prancis, Jerman, Belgia, dan Belanda. Tujuan kunjungan itu adalah untuk kemungkinan bisa atau tidaknya anak-anak kita belajar sepak bola dan ikut berkompetisi di Eropa,” kata Ray.***

 

Bagikan: