Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 23.7 ° C

KBRI Amman Promosikan Pencak Silat Lewat Kampus di Yordania

Huminca Sinaga
KBRI Amman bekerja sama dengan Perguruan Pencak Silat Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) menyelenggarakan Program Cetak Pelatih Pencak Silat (Training for Trainers) yang diselenggarakan sepanjang bulan Juni-Juli 2019.*/DOK. KBRI AMMAN
KBRI Amman bekerja sama dengan Perguruan Pencak Silat Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) menyelenggarakan Program Cetak Pelatih Pencak Silat (Training for Trainers) yang diselenggarakan sepanjang bulan Juni-Juli 2019.*/DOK. KBRI AMMAN

AMMAN, (PR).- Sebagai bagian dari upaya mempromosikan bela diri pencak silat di Yordania, KBRI Amman bekerja sama dengan Perguruan Pencak Silat Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) menyelenggarakan Program Cetak Pelatih Pencak Silat (Training for Trainers) yang diselenggarakan sepanjang bulan Juni-Juli 2019. 

Melansir siaran pers KBRI Amman yang diterima "PR" Onlinew via surel, Senin 1 Juli 2019, program ini diikuti oleh sejumlah masyarakat Indonesia yang telah diseleksi, dan dipandang layak menerima pembekalan menjadi pelatih pencak silat di Yordania. KBRI Amman mendatangkan langsung dua orang pelatih utama Pencak Silat ASBD dari Jakarta.  

"Program Cetak Pelatih Silat merupakan inisiatif KBRI Amman dalam mempromosikan pencak silat di Negeri Para Nabi. Program ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya Asosiasi Pencak Silat Yordania guna mendukung target pemerintah menjadikan Pencak Silat sebagai cabang Olah Raga yang dipertandingkan pada Olimpade", sebagaimana disampaikan Dubes RI untuk Yordania dan Palestina, Andy Rachmianto.  

Setelah program pelatihan ini berakhir rencananya Perguruan Pencak Silat ASBD dan KBRI Amman akan segera membuka pendaftaran anggota baru khususnya bagi masyarakat Yordania yang tertarik mempelajari silat. "Saya mengharapkan dalam waktu dekat seni bela diri Pencak Silat dapat segera dipelajari dan diminati oleh masyarakat Yordania sehingga kebudayaan Indonesia dapat semakin dikenal di Yordania," sambung Andy. 

Dalam dua tahun terakhir, KBRI Amman bersama Perguruan Pencask Silat ASBD secara konsisten terus mempromosikan olah raga pencak silat sebagai bentuk promosi budaya Indonesia di Yordania. Di samping menampilkan pencak silat di berbagai pertunjukan budaya, KBRI Amman juga berupaya mencari cara promosi yang lebih inovatif agar seni bela diri Pencak Silat semakin dikenal publik Yordania. Salah satu bentuk promosi yang tengah disiapkan KBRI Amman adalah mendorong pencak silat Indonesia menjadi kegiatan olah raga yang diselenggarakan di kampus-kampus Yordania. 

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga saat ini tengah mengupayakan agar Pencak Silat dapat menjadi cabang olah raga yang dapat dipertandingkan di Olimpiade. Sesuai peraturan Komite Olimpiade Dunia, salah satu syarat cabang olah raga dapat dipertandingkan di Olimpiade adalah apabila telah memiliki Asosiasi sekurang-kurangnya di 75 negara dan tersebar di 4 benua. Menurut catatan Kemenpora, jumlah Asosiasi Pencak Silat di seluruh dunia saat ini baru berjumlah 42. Meskipun demikian, Pencak Silat diharapkan dapat menjadi cabang olah raga yang diperkenalkan pada olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang.***
 

Bagikan: