Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 16.1 ° C

Didukung Penuh Pemprov, NPCI Jabar Optimistis Pertahankan Juara Umum Peparnas 2020 Papua

Handri Handriansyah
PELANTIKAN Pengurus NPC Jabar di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Kamis 20 Juni 2019 petang.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR
PELANTIKAN Pengurus NPC Jabar di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Kamis 20 Juni 2019 petang.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

KUNINGAN, (PR).- National Paralympic Committee (NPC) Jawa Barat tetap optimistis mempertahankan gelar juara umum Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua 2020. Terlebih, setelah Pemerintah Provinsi Jabar menyatakan dukungan penuh untuk target tersebut.

Ketua NPC Jabar Supriatna Gumilar mengatakan, optimisme tetap tertanam karena Jabar memang memiliki atlet paralimpik yang mumpuni dari segi kuantitas maupun kualitas.

"Selain itu, alhamdulillah, Pemprov Jabar sudah berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam berbagai segi, termasuk anggaran," ujarnya seusai acara Pelantikan Pengurus NPC Jabar di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Kamis 20 Juni 2019 petang.

Supriatna Gumilar mengatakan, persiapan kontingen Jabar untuk pelatda Peparnas XVI 2020 sedikit terlambat dibandingkan persiapan Pelatda Peparnas XV 2016. Hal itu disebabkan keterlambatan dan belum idealnya hibah dari Pemprov Jabar dalam anggaran murni 2019.

Meski demikian Supriatna Gumilar menegaskan, waktu yang terisa masih cukup panjang untuk persiapan kontingen yang matang. NPC Jabar berencana memulai persiapan dengan tahapan seleksi atlet pada Juli 2019.

"Seleksi akan digelar dalam bentuk Kejuaraan Daerah. Nantinya akan diikuti oleh para atlet berprestasi dari ajang Peparda V 2018, atlet nasional, dan atlet-atlet potensial lainnya," kata Supriatna Gumilar.

Menurut dia, optimisme NPC Jabar juga tak lepas dari adanya sekira 75 atlet mereka yang kini menghuni pelatnas ASEAN Para Games 2020 Filifina.

Jumlah itu kembali menjadikan Jabar sebagai provinsi penyumbang atlet pelatnas paralimpik terbesar setelah sebelumnya menyandang titel yang sama pada pelatnas Asian Games 2018 Jakarta dan ASEAN Para Games 2017 Malaysia.

Anggaran ratusan miliar

Optimisme tersebut disambut baik Wakil Gubernur Jabar Uu Rhuzanul Ulum. Uu berjanji bahwa Pemprov Jabar akan memberi dukungan penuh dalam segala hal agar gelar juara umum Peparnas tetap menjadi milik Jabar di Papua 2020 nanti.

"Kami akan dukung penuh NPC Jabar untuk mempertahankan gelar juara umum, karena atlet disabilitas Jabar memang memiliki prestasi yang sangat membangggakan dan tak kalah dari atlet umum. Anggaran sudah ada, saya tinggal mendorong ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan mudah-mudahan sesuai dengan kebutuhan NPC Jabar," tutur Uu Ruzhanul Ulum.

Selain dari APBD Perubahan 2019, kata Uu, dia sudah menyiapkan anggaran dari APBD murni 2020 untuk menggenjot pelatda Peparnas XVI NPC Jabar. Tak tanggung-tanggung, ia menyebut bahwa besaran anggara yang sedang disiapkan mencapai ratusan miliar rupiah.

"Angkanya sangat signifikan, karena atlet paralimpik memang membutuhkan pendamping. Oleh karena itu anggaran yang dibutuhkan berbeda dengan atlet umum," kata dia.

Uu Ruzhanul Ulum menegaskan agar pemerintah kota/kabupaten se-Jabar juga memberi dukungan yang serupa terhadap NPC di daerahnya masing-masing. Ia mencontohkan dukungan Pemkab Kuningan untuk ditiru oleh kota/kabupaten lain.

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, Pemkab Kuningan tak hanya memenuhi semua kebutuhan pembinaan atlet disabilitas, mereka juga sudah menyediakan kesempatan bagi atlet disabilitas untuk menjadi PNS.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia Sennny Marbun tidak akan heran jika Jabar bisa mempertahankan gelar juara umum Peparnas XVI 2020 di Papua. Soalnya, ia melihat perkembangan tak henti dari kualitas atlet Jabar. "Selain itu kami juga mengapresiasi kinerja pengurus NPC Povinsi Jabar," ucapnya.

Menurut Senny, NPC Jabar selalu menunjukan konsistensi sebagai penyumbang atlet terbanyak dalam pelatnas NPC Indonesia di berbagai even.

Ia berharap kontribusi Jabar untuk pelatnas bisa terus bertambah besar di masa depan.***

Bagikan: