Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Atlet IBL Bantu Para Pelajar Bersaing di GOJEK Dream Hoops

Arif Budi Kristanto
DELAPAN pemain basket profesional menunjukkan seragam tim basket SMA tempat mereka akan turut bermain bersama para pelajar alam turnamen GOJEK Dream Hoops pada jumpa pers di di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin, 17 Juni 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
DELAPAN pemain basket profesional menunjukkan seragam tim basket SMA tempat mereka akan turut bermain bersama para pelajar alam turnamen GOJEK Dream Hoops pada jumpa pers di di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin, 17 Juni 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG,(PR).- Kolaborasi antara para atlet profesional Indonesia Basketball League (IBL) dengan para pelajar SMA di Kota Bandung akan tersaji dalam persaingan menjadi juara pada Turnamen GOJEK Dream Hoops. Selain menawarkan persaingan kompetitif, kejuaraan yang digelar Rabu, 19 Juni 2019, sampai Jumat, 20 Juni 2019 itu juga menyediakan total hadiah Rp 24 juta.

VP Regional GOJEK Jawa Barat dan Banten Becquini Akbar mengatakan, delapan tim SMA di Kota Bandung akan berkompetisi pada babak utama dan memperebutkan gelar juara turnamen basket GOJEK Dream Hoops dan dana pembinaan untuk sekolah serta apresiasi pada para pemain-pemain terbaik.

"Kami mengajak siswa-siswa SMA di Bandung untuk menyalurkan energi positif dan semangat sportivitas dengan berpartisipasi dalam turnamen basket GOJEK Dream Hoops. Kegiatan ini adalah turnamen basket antar SMA di Bandung yang bertujuan untuk mewujudkan impian talenta-talenta atlet basket SMA Bandung yang ingin mendapatkan pengalaman berlatih dan bermain basket secara profesional. Dengan berpartisipasi di turnamen ini, para pemain basket SMA dapat bertanding bersama para pemain basket profesional Indonesia Basketball League (IBL)," ujar Becquni pada acara jumpa pers di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin, 17 Juni 2019.

Menurut Becquni, antusiasme menyambut turnamen ini cukup besar. Pada tahap kualifikasi awal yang dimulai sejak tanggal 15 April hingga 29 Mei, 14 SMA berpartisipasi dalam fase pengumpulan point. Sementara itu, babak utama dari turnamen ini akan dilaksanakan mulai dari tanggal 19 hingga 20 Juni 2019 dan melibatkan delapan SMA  dengan poin tertinggi pada klasemen akhir pengumpulan poin. 

"Delapan orang atlet basket profesional IBL akan turut bergabung membela delapan sekolah dan saling berlomba untuk menjadi pemenang utama di babak final," ujarnya.

Dia mengatakan, susunan atlet profesional dan tim SMA yang akan dibelanya adalah Abraham Wenas (Hang Tuah Sumsel) yang memperkuat SMAN 3 Bandung, Daniel Wenas (Bogor Siliwangi) yang memperkuat SMAN 13 Bandung, Fisyaiful Amir (Bogor Siliwangi) membantu tim SMAN 9 Bandung, Januar Kuntara (Prawira Bandung) yang membantu SMAK 1 Bina Bakti,  Kelly Purwanto (Bogor Siliwangi) yang memperkuat SMA Trinitas Bandung; Raymond Shariputra (Prawira Bandung)-SMA BPI 1 Bandung; Surliyadin (Prawira Bandung) yang bakal memperkuat SMAN 5 Bandung; Teddy Apriana (Bogor Siliwangi) yang memperkuat SMAN 20 Bandung.

Becquni mengatakan, juara turnamen ini akan diganjar hadiah uang pembinaan Rp 10 juta. Peringkat dua mendapatkan Rp 7,5 juta, dan peringkat ketiga Rp 5 juta. 
Selain itu, akan diberikan pula penghargaan kategori individu, yakni Rp 500.000 untuk pemain terbaik, Rp 500.000 untuk pemain bertahan terbaik, dan Rp 500.000 untuk pencetak poin terbanyak.

Pebasket nasional Kelly Purwanto menilai, ajang ini sangat positif bagi para pelajar. Menurut dia, berlatih dan berkompetisi langsung dengan pada atlet profesional akan membuat para pelajar mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman.

"Bagi saya ini pengalaman baru dan tentunya akan bagus buat teman-teman pelajar. Saya dan kawan-kawan akan dengan senang hati membagikan pengalaman bertanding secara profesional. Apalagi di Jabar ini salah satu gudang atlet potensial, perlu sekali kompetisi untuk mengasah kualitas, apalagi dengan melibatkan para pemain profesional," ujar Kelly. 

Sementara itu pemain andalan tim Prawira Bandung Surliyadin menilai, ajang ini sangat bermanfaat bagi para peserta untuk mengsah fokus dan mental bertanding.

"Sebagai pemain basket profesional ada beberapa aspek penting yang menjadi modal utama, yang pertama harus punya kemampuan untuk fokus 100% ke tujuan utama. Salah satu cara yang saya lakukan untuk melatih fokus sebelum menjadi pemain basket profesional adalah dengan berpartisipasi di kompetisi-kompetisi,” ujarnya. 

Kapten tim SMAN 9 Satria Turangga Aqbar mengaku sangat antusias untuk segera melakoni persiangan pada turnamen ini. Dia juga berharap, turnamen ini bisa digelar secara rutin dan melibatkan lebih banyak peserta maupun atlet profesional IBL.

"Selama SMA, salah satu hal yang kami kenang adalah kekompakan bareng teman-teman uuntuk partisipasi di GOJEK Dream Hoops. Satu sekolahan juga terasa kekompakan karena semua sama-sama mau masuk ke babak utama dan tentunya main basket bareng pemain basket profesional seperti Kelly Purwanto, Surliyadin, dan lainnya ini,” ujar Satria.***

Bagikan: