Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian berawan, 20.7 ° C

Sirnas Premier Jabar Cetak Rekor Jumlah Peserta

Arif Budi Kristanto
Ilustrasi.*/DOK PR
Ilustrasi.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jawa Barat Open 2019 yang digelar di Kota Bandung 24 sampai 29 Juni 2019 dipastikan bakal berlangsung kompetitif. Selain mencatatkan rekor jumlah peserta mencapai 1.220 atlet, kejuaraan ini juga melibatkan para atlet potensial dari enam negara.

"Dari tahun ke tahun, animo peserta maupun penonton terhadap Sirnas di Jabar selalu luar biasa. Kali ini Sirnas Jabar menarik minat peserta dari luar negeri. Ada lima negara yang mengirimkan atletnya untuk berkoompetisi di Sirnas Premier Jabar 2019 ini," kata Ketua Tim Monitoring Evaluasi Sirnas Premier Jabar Open 2019 Eddiyanto Sabarudin saat ditemui di Sekretariat Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Selasa 11 Juni 2019 .

Dia mengatakan, selain dari Indonesia, para atlet yang akan bersaing pada  Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jawa Barat Open 2019 berasal dari Jepang, Korea Selatan, Srilanka, Malaysia, dan Denmark.

"Ada sekitar 30-an atlet asal luar negeri. Atlet asal Jepang di antaranya yang paling banyak karena ada dari tiga klub," tutur Edi.

Dia menambahkan persaingan di Sirnas Premier Jabar ini juga akan semakin berkualitas karena melibatkan atlet-atlet muda terbaik tanah air. Menurut Eddi, sejumlah atlet pelatnas akan turun. Selain itu, Sirnas Jabar ini juga menjadi ajang uji coba bagi atlet-atlet sejumlah daerah menuju babak kualifikasi PON XX.

"Jadi ini ajang try out bagi para atlet yang akan turun di BK PON. Cukup banyak atlet pelatda PON turun, dari Jatim misalnya, banyak,. Atlet-atlet terbaik Jabar juga akan turun, apalagi Jabar ini merupakan salah satu barometer pembinaan bulu tangkis nasional" kata Eddi. 

Selain antusiasme peserta, Eddi juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan PBSI Jabar sebagai panitia pelaksana yang menggelar kejuaraan dengan sisipan unsur hiburan, terutama bagi para penonton.

"Ada konsep sportainment yang akan dilakukan dengan pemberian berbagai hadiah atau doorprize buat penonton, jadi tidak monoton pertandingan. Ini inovasi dari Pengprov PBSI Jabar yang membuat Sirnas kali ini berbeda dan lebih menarik," kata Eddi yang juga menjabat Kepala Bidang Turnamen, Perwasitan dan Referee Pengurus Pusat PBSI.

Buktikan kualitas

Ketua Panitia Sirnas Premier Jabar Gianto Hartono mengatakan, sirnas ini menjadi kesempatan bagi para atlet asal klub-klub Jabar untuk membuktikan kualitas. 

"Mumpung di Jabar, sebagai tuan rumah, harus memanfaatkan dukungan penonton, tampil maksimal," ujarnya. 

Dia menambahkan, jumlah 1.220 atlet pada sirnas ini menjadi rekor peserta terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan sirnas di Jabar. Para peserta merupakan atlet yang sudah didaftarkan secara online oleh perkumpulan/klub sah anggota PBSI atau yang sudah terdaftar dalam SI PBSI. Selain itu, atlet yang mendaftar pun berasal dari pelatnas, pelatprov, pelatkab/pelatkot, pusdiklat, SKO, PPOP, dan peserta dari luar negeri. Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs si.pbsi.or.id dan ditutup pada hari ini (Senin, 10/6/2019) pukul 23.59 WIB.

Kepastian peserta Sirnas Premier Jabar Open 2019 akan ditentukan pada Minggu (16/6/2019) sebagai batas akhir pembatalan. Sedangkan untuk pelaksanaan drawing akan dilakukan pada Senin (17/6/2019). 

"Di setiap kelompok usia yakni pemula, remaja, taruna, dan dewasa akan dipertandingkan nomor tunggal dan ganda, baik di putra dan putri. Antusiasme peserta sangat besar. Jumlah peserta jauh melewati target," ujar Gianto.

Sirnas Premier Jabar 2019 akan digelar di 11 lapang yang tersebar di tiga GOR di wilayah Kota Bandung. Di GOR Bandung, Jalan Jakarta, pertandingan digelar di empat lapang, lalu GOR Pajajaran empat lapang serta GOR Tri Lomba Juang tiga lapang.

"GOR utama pelaksanaan sirnas ini di GOR Bandung. Ketiga GOR tersebut sudah dipastikan digunakan setelah mendapatkan izin pemakaian dari Dispora Kota Bandung. Kami pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bandung khususnya Dispora Kota Bandung," ujarnya. 

Dia menambahkan, selain kompetisi para atlet potensial, kejuaraan ini juga akan menyediakan berbagai hadiah bagi para penonton. Selain hadiah uang tunai setotal Rp 370 juta bagi para peserta, ratusan juta rupiah hadiah bagi para penonton pun sudah menanti. 
 
"Kejuaraan ini kami kemas dengan unsur sportainment. Para penonton yang datang langsung  punya kesempatan mendapatkan berbagai hadiah door prize senilai puluhan juta rupiah, mulai dari sepeda motor, TV, handphone, dan lainnya," kata Gianto.***

Bagikan: