Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 27 ° C

Carapaz Juara Giro d’Italia 2019

Bambang Kuntady
RICHARD Carapaz (Movistar/Ekuador)  juara Giro d’Italia 2019 merayakan kemenangannya sebagai pemegang kaus pink symbol juara Giro.*/GETTY IMAGES SPORT
RICHARD Carapaz (Movistar/Ekuador) juara Giro d’Italia 2019 merayakan kemenangannya sebagai pemegang kaus pink symbol juara Giro.*/GETTY IMAGES SPORT

VERONA,(PR).- Tidak masuk dalam daftar pembalap unggulan, menjadi berkah tersendiri bagi  Richard Carapaz (tim Movistar) yang menjadi kuda hitam pada lomba balap sepeda grand tour Giro d’Italia 2019 yang berakhir di Verona, Italia kota romantis kisah Romeo and Juliet, Senin, 3 Juni 2019.

Pembalap berusia 25 tahun ini membuat sejarah  menjadi orang Ekuador pertama yang menjadi juara umum Giro d’Italia, menyelesaikan jarak total 3.650 km terbagi 21 etape dimulai di Bologna Sabtu 11 Mei 2019 dan berakhir  Minggu 2 Juni 2019 Di Verona,Italia melombakan nomo ITT 17 km pada etape XXI (terakhir).

Richard Carapaz (Movistar)  juara Giro d;Italia edisi ke-102/ 2019  mencatat total waktu tercepat  90 jam 1 menit 47 detik, runner up  ditempati andalan tuan rumah juara 2 kali Giro Vincenzo Nibali (Bahrain Merida/Italia) terpaut tipis 1 menit 5 detik, posisi ketiga klasemen akhirnya menjadi milik Primoz Roglic (Jumbo –Visma/Slovenia)  + 2 menit 30 detik dan keempat Mikel Landa (Movistar/Spanyol) + 2 menit 38 detik.

Landa  semula berada di urutan ketiga klasemen hingga etape XX unggul 13 detik atas Roglic, namun di  etape XXI nomor ITT 17 km Landa kalah cepat 21 detik dari Roglic sehingga Roglic naik ke urutan ketiga klasemen dan Landa turun ke urutan keempat tertinggal 8 detik.

Pada etape XXI nomo ITT 17 km tampil sebagai pemenang Chad Haga (Sunweb/AS) dengan waktu  tercepat 22 menit 7 detik, kedua Victor Campenaerts (Lotto Soudal/Belgia) + 4 detik, ketiga Thomas De Gent (Lotto Soudal/Belgia) + 6 detik. Sedangkan Nibali di urutan kesembilan + 23 detik, Roglic  urutan ke kesepuluh + 26 detik.

Carapaz yang menjadi juara Giro 2019 menyatakan amat bahagia bisa mencapai hasil gemilang itu. “Saya  ntidak mengira bisa menjadi juara Giro 2019 karena saya sebenarnya  hanya pendukung utama bagi andalan tim Movistar Mikel Landa, tapi karena kondisinya di awal  lima etape kurang baik, saya punya kewajiban melapisnya. Ternyata kemampuan saya bisa bersaing untuk perebutan kaus pink setelah tahun lalu pada Giro 2018 saya di urutan keempat klasemen akhir,”  tutur Carapaz.

Gelar lainya pada Giro d’Italia 2019, kaus biru (king of mountain) dikuasai Giulio Ciccone (Trek  Segafredo/Italia), kaus putih (klasemen pembalap muda U-24) Angel Lopez (Astana pro team/Kolombia) sedangkan kaus hijau (king of sprint) Pascal Ackermann (Bora Hansgrove/Jerman).***

Bagikan: