Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Umumnya berawan, 19 ° C

Pemkab Bandung Berjanji Penuhi Bonus Peperda dan Hibah NPCI 2019

Handri Handriansyah
Paralimpik/DOK. PR
Paralimpik/DOK. PR

SOREANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan tidak ada perbedaan apalagi diskriminasi dalam pembinaan olah raga umum dan disabilitas. Terlebih, prestasi dan potensi olah raga disabilitas di Kabupaten Bandung saat ini sangat besar.

Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan mengatakan, dia melihat banyak sekali bibit-bibit atlet disabilitas (paralimpian) asal Kabupaten Bandung yang bisa menjadi andalan nasional di masa depan.

"Kami berharap paralimpian Kabupaten Bandung bisa berkontribusi besar untuk Jabar di Peparnas XVI 2020 Papua serta mewakili Indonesia di ASEAN dan Asian Paragames," ujarnya seusai menerima kunjungan jajaran pengurus dan atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung di rumah dinasnya, Rabu 22 Mei 2019.

Menurut Gun Gun, Pemkab Bandung akan terus meningkatkan dukungan pembinaan olah raga disabilitas melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Namun, ia mengajak semua unsur masyarakat untuk ikut mendukung pembinaan olah raga disabilitas Kabupaten Bandung.

"Pembinaan olah raga disabilitas memang tanggung jawab pemerintah. Namun kami terbuka dan mengajak pihak lain yang bisa ikut berpartisipasi," tutur Gun Gun.

Terkait sejumlah janji Pemkab Bandung pada tahun-tahun sebelumnya, Gun Gun menegaskan bahwa dia akan segera menyelesaikan hal tersebut, termasuk bonus atlet berprestasi dalam Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V Kabupaten Bogor 2018 dan anggaran hibah pembinaan 2019 yang sudah disiapkan di APBD Perubahan 2019.

Di sisi lain, Gun Gun berharap pengurus NPCI Kabupaten Bandung bisa mulai menyisihkan dana dari hibah pembinaan yang akan diterima untuk menyediakan peralatan pendukung latihan.

"Jangan sampai hibahnya hanya habis untuk operasional organisasi, sisihkan sedikit demi sedikit untuk penyediaan peralatan," ucapnya.

Terkait sarana tempat latihan, Gun Gun mempersilahkan SOR Si Jalak Harupat digunakan oleh atlet NPCI Kabupaten Bandung. Soalnya, sarana tersebut terbuka untuk seluruh calon atlet berprestasi baik umum maupun disabilitas.

Pendanaan NPCI Kabupaten Bandung

Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bandung Slamet Mulyana mengatakan, pengadaan peralatan latihan merupakan wewenang NPCI Kabupaten Bandung. Namun, pendanaannya bisa diajukan dalam hibah pembinaan.

Slamet mengatakan, sebelumnya, hibah untuk NPCI disalurkan melalui KONI karena NPCI berada di bawah KONI. Namun setelah NPCI terpisah dari KONI pada 2015, pihaknya sudah memberikan hibah terpisah dari APBD perubahan 2018.

"Tahun ini juga sudah dianggarkan di ABPD perubahan untuk hibah NPCI. Begitu juga untuk bonus atlet berprestasi sudah dianggarkan di perubahan," kata Slamet Mulyana.

Menanggapi hal itu, Ketua NPCI Kabupaten Bandung Seny Aprilianty merasa lega. Soalnya, ia harus meredam kekecewaan para atlet karena bonus mereka belum tersalurkan bersamaan dengan bonus Porda untuk atlet KONI Kabupaten Bandung.

Pemkab Bandung sudah menyalurkan bonus untuk atlet yang berprestasi pada Porda XIII Kabupaten Bogor 2018.

Bonus tersebut diberikan Bupati Bandung Dadang M Naser sekaligus melantik pengurus KONI Kabupaten Bandung periode 2019-2024 pada pertengahan April 2019 lalu.***

Bagikan: