Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Susy Susanti: Tim Piala Sudirman 2019 Adalah Skuat Terbaik Indonesia

Wina Setyawatie
MANAJER Tim Piala Sudirman 2019 Susi Susanti mencium bendera Merah Putih saat prosesi pelepasan Tim Piala Sudirman 2019 di Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 20 pemain yang terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain putri bakal terjun dalam Piala Sudirman 2019 di Nanning, China pada 19 hingga 26 Mei 2019. */ANTARA
MANAJER Tim Piala Sudirman 2019 Susi Susanti mencium bendera Merah Putih saat prosesi pelepasan Tim Piala Sudirman 2019 di Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019. Sebanyak 20 pemain yang terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain putri bakal terjun dalam Piala Sudirman 2019 di Nanning, China pada 19 hingga 26 Mei 2019. */ANTARA

JAKARTA, (PR).- Tim Piala Sudirman 2019 dinilai Kabid Binpres PBSI Susy Susanti sebagai skuat terkuat yang dimiliki Indonesia. Pasalnya, semua pemain terbaik di semua sektor masuk dalam skuat.

Tim ini dinilai Susy lebih solid dan siap tanding. Berbeda dengan kekuatan 2017 lalu, dimana ada beberapa atlet andalan yang sedang dirundung cedera, seperti Nitya Krishinda dan Liliyana Natsir.

"Dua tahun lalu pergi tidak dengan kekuatan terkuat, karena ada andalan yang cedera tentu sangat mempengaruhi kekuatan secara tim. Namun berbeda dengan Sudirman kali ini. Kita bisa dibilang lebih solid dan anak-anak pun sudah siap tarung. Ini mungkin saatnya kita bawa pulang Sudirman. Karena rasanya 30 tahun Piala Sudirman jalan-jalan di luar sudah cukup," katanya dalam jumpa pers usai pelepasan Tim Sudirman di Hotel Century, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2019.

Dibandingkan dua tahun lalu, dia mengaku keyakinannya untuk bisa juara tidak sekuat ini. Apalagi dirinya merasa kangen untuk bisa membawa pulang kembali Piala Sudirman yang sudah 30 tahun melanglang buana.

Dulu sebagai pemain berhasil, kini sebagai manajer dia pun menginginkan pemainnya bisa mewujudkannya. 

"Makanya saya bilang semua bertekad. Dulu saya sebagai pemain, sekarang sebagai manajer saya bisa hadir lagi dengan harapan kembali membawa pulang trofi itu," katanya. 

Dia pun berharap semangat juang yang dimiliki oleh Tim Sudirman 1989 bisa ditunjukkan kembali para pemainnya. Momentum 30 tahun itu, ujarnya, bisa menjadi sumber inspirasi bagi semua pemain.

Pada Sudirman 1989 silam, Susy merupakan pelecut bagi skuat Indonesia. Pasalnya ketika itu posisi Indonesia sudah tertinggal 0-2, tapi Susy yang turun di partai ketiga, penentuan, mampu membalikan keadaan dan menjaga asa Merah putih. Kemenangannya dinilai sukses membakar semangat para pemain Indonesia lainnya, hingga akhirnya bisa membawa pulang Piala Sudirman di penyelenggaraannya yang pertama.***

Bagikan: