Pikiran Rakyat
USD Jual 14.273,00 Beli 13.973,00 | Umumnya cerah, 23.2 ° C

Tim Sudirman 2019 Terkuat dan Tersolid

Wina Setyawatie
PARA pemain yang akan berlaga di Piala Sudirman 2019 berfoto bersama setelah pelepasan kontingen Indonesia menuju Nanning, Tiongkok, Sabtu 11 Mei 2019, di Hotel Century, Jakarta.*/HUMAS PBSI
PARA pemain yang akan berlaga di Piala Sudirman 2019 berfoto bersama setelah pelepasan kontingen Indonesia menuju Nanning, Tiongkok, Sabtu 11 Mei 2019, di Hotel Century, Jakarta.*/HUMAS PBSI

JAKARTA, (PR).- Indonesia membawa kekuatan terkuat untuk Piala Sudirman 2019 ini. Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, kali ini semua pemain terbaik di semua sektor masuk dalam skuad. 

Apalagi Tim Sudirman kali ini dinilai Kabid Binpres PBSI yang juga Manajer Tim, Susy Susanti, lebih solid dan siap tanding. Berbeda dengan kekuatan 2017 lalu, dimana ada beberapa atlet andalan yang sedang dirundung cedera, seperti Nitya Krishinda dan Liliyana Natsir. 

"Dua tahun lalu pergi tidak dengan kekuatan terkuat, karena ada andalan yang cedera tentu sangat mempengaruhi kekuatan secara tim. Namun berbeda dengan Sudirman kali ini. Kita bisa dibilang lebih solid dan anak-anak pun sudah siap tarung. Ini mungkin saatnya kita bawa pulang Sudirman. Karena rasanya 30 tahun Piala Sudirman jalan-jalan di luar sudah cukup," katanya dalam jumpa pers usai pelepasan Tim Sudirman di Hotel Century, Jakarta, Sabtu 11 Mei 2019. 

Dirinya percaya, dengan kerja keras dan perjuangan pantang menyerah, tidak ada hal yang tidak bisa mungkin dilakukan. 

Optimisme yang sama dengan Susy pun dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto yang juga menjadi Kepala Kontingen Indonesia di Sudirman kali ini. Menurutnya secara kekuatan peluang Indonesia cukup terbuka untuk juara. 

"Targetnya semua pemain yang diturunkan bisa main semaksimal mungkin. Saat ini tiga nomor andalan kami masih di ganda putra, tunggal putra dan ganda campuran. Nomor ganda putri pun bisa dibilang andalan meskipun kami hanya membawa satu pasangan tetap yaitu Greysia (Polii) dan Apriyani (Rahayu), karena penampilan mereka yang paling stabil. Kami pun berharap ada kejutan dari tim tunggal putri," tuturnya.

Menurutnya, Piala Sudirman ini merupakan salah satu dari tiga target besar (milestone) utama PBSI di tahun ini, selain juga mendapatka gelar juara dunia, dan meloloskan sebanyak mungkin pemain ke Olimpiade Tokyo 2020. 

Pelepasan oleh Ketua Umum PBSI Wiranto dan tradisi cium bendera pun dilakukan oleh para atlet. Pada kesempatan tersebut, PBSI juga mengumumkan penunjukkan Hendra Setiawan sebagai Kapten Tim Sudirman 2019. Sayang Hendra berhalangan hadir karena sakit. Nantinya sebagai Kapten, Hendra akan didampingi oleh Mohamad Ahsan sebagai wakil kapten. 

Tim Sudirman Indonesia rencananya akan bertolak ke Nanning pada hari Rabu, 15 Mei mendatang dengan menggunakan maskapai Cathay Pacific 718 via Hong Kong, pada pukul 08.15 WIB. Di fase grup Indonesia akan berada di Grup 2C bersama Inggris dan Denmark di turnamen ini. Inggris akan jadi lawan pertama Indonesia di penyisihan pada Minggu 19 Mei 2019, kemudian disambung Denmark tiga hari kemudian 22 Mei 2019.***

Bagikan: