Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Kompetisi Voli Level Pelajar akan Diperbanyak oleh PBVSI Kota Bandung

Arif Budi Kristanto
AGUS Djumaedi resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bandung periode 2018-2022 oleh Ketua PBVSI Jawa Barat MQ Iswara di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Kota Bandung, Sabtu, 11 Mei 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR
AGUS Djumaedi resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bandung periode 2018-2022 oleh Ketua PBVSI Jawa Barat MQ Iswara di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Kota Bandung, Sabtu, 11 Mei 2019.*/ARIF BUDI KRISTANTO/PR

BANDUNG, (PR).- Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Bandung periode 2018-2022 di bawah pimpinan Ketua Umum Agus Djumaedi resmi dilantik di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera Kota Bandung, Sabtu, 11 Mei 2019. Pada periode kedua kepemimpinannya, Agus memprioritaskan program untuk memperbanyak kompetisi bola voli level pelajar.

"Untuk meningkatkan prestasi, pastinya kami akan laksanakan kompetisi setiap tahun. Namun, yang akan kami galakan adalah tingkat pelajar, bukan hanya kompetisi kelompok umur," kata Agus seusai dilantik bersama kepengurusan PBVSI Kota Bandung oleh Ketua PBVSI Jawa Barat MQ Iswara.

Menurut Agus, kontribusi atlet voli Kota Bandung terhadap prestasi voli nasional tergolong besar, terutama untuk tim putri. Sementara itu untuk putra, Agus mengakui belum semaksimal putri. "Tapi sekarang ada peningkatan. Beberapa pemain putra kita masuk tim Jabar untuk kategori pelajar, junior, bahkan proliga dalam usia yang masih muda," kata Agus.

Dia berharap, dengan pembinaan konsisten dan potensi para atlet yang besar, PBVSI Kota Bandung bisa berkontribusi meningkatkan prestasi Jawa Barat pada PON XX/2020 di Papua. "Sehingga Jabar nanti bukan hanya bisa mempertahankan medali emas tim putri yang diraih pada PON 2016, tapi juga merebut medali emas putra. Potensinya ada. Dengan kualitas pemain putra kita, capaian perunggu pada 2016 memungkinkan untuk menjadi emas," ujar Agus.

Peningkatan pembinaan cabang olah raga bola voli pasir juga menjadi perhatian. Apalagi pada pelaksanaan Porda XIII Jabar tahun 2018,  bola voli pasir Kota Bandung mengalami penurunan prestasi dengan meraih medali perak dan perunggu. Salah satu upaya peningkatan pembinaan dan prestasi cabang olah raga bola voli pasir akan dilakukan dengan menempatkan pelatih khusus yang tidak menangani bola voli indoor. "Pada Porda sebelumnya, selalu meraih emas, minimal medali perak. Oleh karena itu kami akan cari pelatih yang spesialisasinya memang bola voli," ujar Agus. 

Ketua KONI Kota Bandung Aan Johana menilai, pembinaan voli di Kota Bandung sudah berjalan pada trek yang benar. Tim Kota Bandung berhasil menjuarai cabang olah raga voli putri pada Porda XIII/2018. "Pada Porda mendatang (2022) semoga bisa menegawinkan medali emas putri dan putra. Banyak pengurus yang membantu Pak Boy (Agus Djumaedi) saat ini adalah mantan atlet, semoga bisa mewujudkan peningkatan prestasi dan menggairahkan lagi kompetisi voli di Bandung," kata Aan.

Sementara itu, Ketua PBVSI Jawa Barat MQ. Iswara berharap, PBVSI Kota Bandung pada periode kedua kepemimpinan Agus Djumaedi dapat mempertahanlan kualitas pembinaan sehingga Kota Bandung tetap menjadi kiblat pembinaan atlet voli di Jawa Barat.

"Kota Bandung bahkan merupakan parameter pembinaan atlet nasional, itu harus dipertahankan. Keberadaa para atlet binaan Kota Bandung menjadi tumpuan Jabar pada PON 2020. Misi kita adalah mengawinkan medali emas voli indoor dan voli pasir. Dengan bantuan atlet Kota Bandung, kami optimistis target akan tercapai," kata Iswara.***

Bagikan: