Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 20.9 ° C

Minarni Soedarjanto, Atlet Bulu Tangkis Kita yang Berbahaya

Yusuf Wijanarko
MINARNI Soedarjanto/HISTORIA
MINARNI Soedarjanto/HISTORIA

PADA era 1959 sampai pertengahan 1970-an, Minarni Soedarjanto adalah nama yang sering disebut saat berbicara tentang bulu tangkis Indonesia bahkan dunia. Sederet prestasi tinggi dia raih sepanjang kariernya mulai dari All England, Malaysia Terbuka, Amerika Serikat Terbuka, Kanada Terbuka, Asian Games, dan tentu saja Piala Uber.

Minarni Soedarjanto adalah atlet bulu tangkis yang seangkatan dengan nama-nama beken seperti Ang Tjin Siang atau Muljadi serta Rudy Hartono.

Minarni Soedarjanto berlaga pada All England 1968 bersama Rudy Hartono, Ang Tjin Siang, dan Retno Kustiyah. Mereka sukses menorehkan tinta emas kala itu. Minarni Soedarjanto meraih medali perak di nomor tunggal putri. Rudi Hartono meraih gelar juara, dan Ang Tjin Siang mendapat medali perunggu.

Tak hanya satu, Minarni Soedarjanto juga menjadi yang terbaik di nomor ganda putri bersama pasangannya, Retno Koestijah.

Selain sebagai pemain tunggal, di nomor ganda putri, pasangan Minarni Soedarjanto-Retno Koestijah menjelma menjadi salah satu pasangan putri paling berbahaya di dunia para dekade 1960-an.

Sejarah mencatat bahwa Minarni Soedarjanto menjadi pemain bulu tangkis putri Indonesia pertama yang menyentuh final All England.

Minarni Soedarjanto juga menjadi bagian dari tim Uber Indonesia pada 1975 di Jakarta. Ketika itu, tim Uber Indonesia menjadi juara untuk pertama kalinya usai mengalahkan Jepang 5-2 di final. Sebelumnya, dia telah menjadi bagian dari Tim Uber Indonesia pada 1960, 1963, 1966, dan 1969.

MINARNI Soedarjanto/DESKGRAM

Dia sudah bergabung dengan pelatnas PBSI saat masih berusia 15 tahun. Namun, situs Historia menyebut bahwa dia sudah bermain bulu tangkis sejak usia 13 tahun. Setelah gantung raket, dia mengabdikan diri pelatih bulu tangkis di pelatnas PBSI.

Minarni Soedarjanto lahir di Pasuruan pada 10 Mei 1944 dan meninggal dalam usia 59 tahun di Jakarta pada 14 Mei 2003 karena komplikasi radang paru-paru dan hati.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa jauh sebelum era kejayaan Susi Susanti, Mia Audina Tjiptawan, dan Liliyana Natsir, Indonesia punya atlet bulu tangkis yang membuat gentar lawan.

Hari ini, Google merayakan ulang tahun Minarni Soedarjanto dan mengenang kejayaan sektor putri bulu tangkis Indonesia.***

Bagikan: