Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Umumnya berawan, 20 ° C

Tim Evaluasi Akan Jadi Penentu Kuota Atlet Indonesia untuk SEA Games 2019

Wina Setyawatie
JUDOKA Indonesia Mochammad Syaiful Raharjo memegang lambang bendera Merah-Putih saat menyanyikan lagu Indonesia Raya usai final judo -66 Kg putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 26 Agustus 2017. */ANTARA
JUDOKA Indonesia Mochammad Syaiful Raharjo memegang lambang bendera Merah-Putih saat menyanyikan lagu Indonesia Raya usai final judo -66 Kg putra SEA Games XXIX Kuala Lumpur di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 26 Agustus 2017. */ANTARA

JAKARTA, (PR).- Tim evaluasi gabungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan jadi penentu kuota atlet yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2019, Filipina, akhir tahun ini. Verifikasi prestasi atlet dari nomor-nomor cabor prioritas akan jadi acuan pembentukan kontingen Indonesia.

Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti mengungkapkan hal tersebut. Mengingat SEA Games bukan lagi jadi target prestasi pemerintah, maka hanya atlet yang benar-benar berpotensi medali emaslah yang akan diberangkatkan ke multievent dua tahunan se-Asia Tenggara tersebut.

"Hanya atlet yang berpotensi medali emas saja yang akan diberangkatkan. Jumlahnya akan disesuaikan dengan anggaran yang ada, serta diprioritaskan yang masuk dalam proyeksi Olimpiade Tokyo 2020 dan Asian Games Tiongkok 2022," katanya. 

Nantinya, nama-nama atlet yang diusulkan cabor akan diverifikasi oleh Tim Evaluasi gabungan Kemenpora dan KOI. Prestasi atlet dalam dua tahun terakhir akan menjadi acuan tim tersebut untuk menentukan nama-nama atlet SEA Games 2019. 

"Verifikasi ini juga melibatkan Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan KONI Pusat yang masuk dalam Perpres Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON). Namun, kehadiran KONI Pusat hanya sebagai saran pertimbangan saja dan tidak menentukan. Ini mengingat multi event itu domainnya KOI," kata Chandra.

Sejauh ini, menurut dia, ada 35 cabang olahraga yang sudah memasukan proposal keikutsertaan di SEA Games 2019 kepada KOI. Dari jumlah tersebut, menurut dia, tidak semua cabor akan dipilih untuk bisa tampil.

"Jumlah tersebut masih bisa berkurang sesuai dengan perkembangan akhir di Kejuaraan Internasional. Baru nanti dari tim monitoring dan evaluasi akan melihat lagi," katanya. 

Ke-35 cabang yang masuk dalam proyeksi SEA Games 2019 yakni, atletik, akuatik, panahan, bulutangkis, bola Basket, biliar & Snooker, boling, tinju, dayung (kayak/canoe/rowing), balap Sepeda, sepakbola, golf, senam, hoki indoor, ice skating, judo, karate, pencak silat, sepak takraw, menembak, taekwondo, tenis, bola voli, angkat besi, wushu, soft tenis, kurash, catur, surfing, bisbol dan Sofbol, modern pentathlon, berlayar/selancar angin,  angkat berat, lawnballs/pentaque, dan e-sports.***

Bagikan: